Bobol Minimarket, Sempat ‘Ngaso’, Gondol Puluhan Juta Rupiah

Salah satu karyawan Indomaret, Lasmi Kalisa Putri (23) sedang menunjukkan atap plafon dan brankas yang dijebol maling pada Selasa (8/5), di Jalan Raya Gerem Merak RT 03 RW 04 Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol.

GROGOL – Indomaret yang berlokasi di Jalan Raya Gerem Merak RT 03 RW 04 Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, dibobol kawanan maling. Akibatnya, minimarket ini mengalami kerugian Rp65 juta lebih berupa uang tunai yang disimpan di dalam brankas. Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekira pukul 02.30 WIB dini hari, Selasa (8/5).

Informasi yang berhasil dihimpun, kawanan maling masuk melalui atap Indomaret. Setelah berhasil masuk, hal yang pertama dilakukan yakni merusak closed circuit television (CCTV) beserta dengan bank data atau server CCTV yang terpasang. Lantaran aksinya tidak diketahui orang lain, kawanan tersebut langsung membobol brankas yang berada di lantai dua dan di dalamnya terdapat uang senilai Rp65 juta. Tidak berhenti di situ, kawanan itu juga sempat menghabiskan minuman dan bersantai di lantai dua. Setelah merasa puas dengan aksinya, kawanan tersebut langsung keluar dan membawa kabur hasil jarahannya.

Pantauan Radar Banten Selasa (8/5), Lasmi, salah seorang pegawai Indomaret, pada pagi hari kaget saat melihat plafon atas jebol. Lasmi langsung mengecek ke lantai dua dimana brankas berada, dan ternyata brankas sudah dalam kondisi terbuka. Tidak hanya itu, Lasmi juga kaget terdapat beberapa botol minuman dan puntung rokok di sekitar brankas. Lasmi menduga kawanan maling sempat minum dan merokok setelah berhasil masuk ke dalam.

Lasmi yang tercengang melihat keadaaan yang berantakan akhirnya melaporkan kepada pimpinannya. Kendati Indomaret dibobol kawanan maling, tetap melayani pelanggannya. Polisi yang mendapatkan informasi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP.

Terpisah, Kapolsek Pulomerak Komisaris Polisi (Kompol) Arief Kurniawan membenarkan adanya pembobolan Indomaret yang berlokasi di Kecamatan Grogol. “Kami yang mendapatkan laporan sekira pukul 08.00 WIB langsung menerjunkan tim untuk melakukan pengecekan dan melakukan olah TKP sekira pukul 09.30 WIB,” katanya melalui sambungan telepon.

Kata Arief saat ini pihaknya sedang melakukan pendalaman dan mengumpulkan barang bukti yang berada di TKP. “Sampai saat ini (kemarin siang-red) saksi belum ada yang datang ke Mapolsek untuk dimintai keterangan. Jadi mohon waktu ya Mas, nanti kalau sudah lengkap saya kabari. Saat ini kita sedang selidiki,” tandasnya. (Adi/RBG)