Bocah SD Tewas di Irigasi

0
999 views

KRAMATWATU- Muhammad Aris (8), bocah asal Desa Kramatwatu, Kecamatan Kramatwatu tewas tenggelam saat mandi di irigasi, Rabu (11/3). Siswa SD yang tidak bisa berenang itu sempat terbawa arus sebelum tenggelam.

Sekira pukul 12.30 WIB, korban pulang sekolah. Tetapi, korban bersama temannya tidak langsung pulang ke rumah. Mereka memutuskan mandi di irigasi di belakang SPBU Desa Pejaten.

Sekira pukul 14.30 WIB, warga mendapat kabar korban. Tanpa dikomando warga sekitar berusaha menyelamatkan korban. Tetapi, nyawa korban tak tertolong.  “Korban tenggelam ditemukan tewas” kata Kepala Desa Kramatwatu Tb Edi Suherdi kepada Radar Banten melalui sambungan telepon seluler, Rabu (11/3).

Koordinator Pusat Pengendali Operasional (Pusdalops)  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Jhoni E Wangga mengatakan, korban terbawa arus sejauh 1,5 kilometer dan ditemukan oleh warga di depan perumahan di Desa Pejaten dalam kondisi meninggal dunia. “Korban langsung dibawa ke Puskesmas Kramatwatu,” katanya.

Dijelaskan Jhoni, pihaknya baru menerima laporan kecelakaan sungai pukul 17.30. Pihaknya langsung mengirim personel untuk melakukan validasi data. “Kondisi terbaru korban sudah diserahkan ke pihak keluarga,” pungkasnya. (mg06/nda/ags)