Bocah SD Tewas Terlindas Truk

Salah satu warga menenangkan ayah kandung korban (memeluk kaki) yang duduk di depan jasad korban, Kamis (23/1). Warga menggunakan bekas kardus dan spanduk untuk menutupi jasad korban yang mengenaskan.

LEGOK – Nasib nahas dialami Faras (12). Bocah SD itu tewas mengenaskan usai terlindas ban belakang truk tronton di Jalan Raya Karawaci-Legok, Desa Cijantra, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Kamis (23/1).

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 15.30 WIB. Sebelumnya, Faras bersama tiga rekannya berusaha menaiki tronton. Nah, saat memanjat dinding truk, Faras tergelincir. Siswa kelas 6 SD Kampung Bambu 3 Kelurahan Bojongnangka itu kemudian jatuh ke kolong truk dan terlindas. Korban tewas seketika dengan kondisi kepala hancur.

“Dia berusaha naik truk atau nge-BM (menumpang truk-red). Ada empat orang, tapi dia (korban) jatuh. Mereka pada pakai baju bebas, sepertinya mau main setelah pulang sekolah,” kata Malik, warga di lokasi kejadian, Kamis (23/1).

Sementara truk itu kabur dengan membawa tiga rekan korban yang berhasil menaiki truk tronton tersebut. “Udah sempat ditegor (larang-red), pada lari. Tapi pada naik lagi. Emang sering banyak anak-anak yang nge-BM. Padahal bahaya banget,” ungkapnya sambil mengatur lalu lintas yang macet.

Warga lain, Mad Suki menerangkan, Faras merupakan warga Kampung Dasana Indah, Desa Bojongnangka, Kecamatan Kelapadua, Kabupaten Tangerang. “Warga pada nggak ngeliat, tiba-tiba udah ada bocah yang tewas terlindas, langsung ramai dikerumuni warga dan pengendara yang penasaran,” tuturnya.

Yadi, tetangga korban menuturkan, keluarganya tidak mengetahui tujuan Faras dan tiga orang rekannya menumpang truk. “Mereka abis pulang sekolah, mau pada main enggak tau mau kemana,” katanya sembari menenangkan orangtua Faras yang menjerit histeris.

Jenazah Faras, langsung dibawa ke rumah duka di Dasana Indah Blok SC 3 untuk dimakamkan. “Langsung dibawa ke rumah, biar cepet diurus dan dimakamkan,” pungkasnya. (mg-04/nda/ags)