Bocah TK Nangis Dicabuli Tetangga

SERANG – Tangisan EW (6), membuat aksi bejat SYM (19), terbongkar. Siswi taman kanak-kanak (TK) asal Kramatwatu, Kabupaten Serang itu diduga telah dicabuli oleh tetangganya, Minggu (26/1).

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 10.00 WIB. Sebelumnya, korban bersama NA (5), adik kandung SYM, bermain bersama. Keduanya bermain di sekitar halaman rumah SYM. Entah mengapa, SYM justru terbawa nafsu saat memandang tubuh mungil EW.

SYM nekat mengajak EW ke dalam rumah. EW kemudian digiring oleh SYM menuju kamarnya. Setelah di dalam kamar, SYM melucuti celana korban dan mencabulinya. Usai dicabuli, korban pulang sembari menangis.

Kepulangan EW disertai tangisan itu membuat SH, kakek kandungnya, curiga. Dia menanyakan alasan sang cucu menangis. EW mengaku sakit di bagian kemaluannya. SH kemudian memeriksa kemaluan EW. Saat dibuka, darah mengucur dari alat kelamin korban.

Sembari berusaha meredakan tangisan EW, SH menanyakan penyebab luka tersebut. EW mengaku luka tersebut disebabkan oleh SYM. “Yang ngelakuin tersangka,” tutur kerabat korban yang enggan disebutkan namanya, Senin (27/1).

Lantaran khawatir atas kondisi kesehatan EW, SH membawanya ke RS Kurnia, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Saat di RS, korban harus menerima beberapa jahitan di alat kelaminnya. “Ada beberapa jahitan (di kelamin korban-red),” katanya.

Usai EW dirawat, SYM beserta kedua orangtuanya dipanggil oleh SH ke rumah.

SH menginterogasi SYM. Tetapi, SYM sempat membantah telah mencabuli korban. Lantaran terus dicecar, SYM mengakui perbuatan bejatnya. “Tersangka ini sempat bantah,” katanya.

Atas perbuatannya, ayah kandung korban, EN, melaporkan ke Mapolres Serang Kota. Sedangkan SYM diamankan ke Mapolsek Kramatwatu sebelum diserahkan ke petugas UPPA Satreskrim Polres Serang Kota.

“Tersangka sudah kami lakukan penangkapan pada hari Minggu kemarin. Tersangka ini merupakan tetangga korban. Untuk tempat kejadian, berlangsung di rumah tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Indra Feradinata.

Pakaian korban yang dikenakan saat dicabuli SYM telah diserahkan keluarga korban kepada penyidik untuk dijadikan barang bukti. Selain itu, penyidik telah memintai keterangan SH, EN, dan ibu kandung korban, DV. Korban juga telah dimintakan Visum et Refertum ke RSU dr Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Serang.

“Untuk barang bukti sudah diamankan. Hasil pemeriksaan dan penyelidikan kita memang telah terjadi dugaan pencabulan terhadap korban,” kata Indra.

Penyidik menjerat SYM atas sangkaan Pasal 81 ayat (1) dan (2) jo 82 ayat (1) UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Tersangka terancam pidana penjara selama 15 tahun,” tutur Indra. (mg05/nda/ira)