Boleh Buka, Tempat Wisata Diawasi

0
1.251 views

SERANG – Tempat wisata di Kota Serang diizinkan beroperasi kembali selama masa transisi New Normal. Pembukaan objek wisata ini tetap diawasi oleh Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang.

Kepala Disparpora Kota Serang Akhmad Zubaidillah mengatakan, operasional tempat wisata itu mengacu pada Peraturan Walikota Serang Nomor 18 Tahun 2020 tentang Penanganan Covid-19 di Tempat Keramaian dan Fasilitas Umum Dalam Masa Transisi Pemberlakuan Tatanan Normal Baru di Wilayah Kota Serang. Namun, pengelola tetap harus menerapkan protokol kesehatan selama membuka usaha mereka. “Pengawasan dilakukan Disparpora,” kata Zubaidillah, Senin (22/6).

Zubaidillah mencontohkan, tempat wisata di Kota Serang yang sudah buka, yakni Kawasan Banten Lama, 10 kampung wisata yang dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Pantai Gopek, dan lain-lain. Tempat-tempat wisata itu, wajib menyediakan tempat cuci tangan, menjaga jarak pengunjung, menyediakan hand sanitizer, menerapkan jaga jarak fisik, serta hanya menerima 30 persen dari totoal kapasitas tempat wisata.

“Tempat wisata yang dibuka harus menerapkan aturan protokol kesehatan. Tidak boleh sebebas-bebasnya sekeinginan pengelolanya,” ujarnya.

Ancaman penutupan akan dijatuhkan kepada pengelola tempat pariwisata yang melanggar aturan protokol kesehatan. Pemantauan pelaksanaan protokol kesehatan itu akan diserahkan kepada tenaga lepas.“Covid ini masih ada bukan tidak ada. Makanya di masa transisi ini penerapan protokol kesehatan harus benar-benar dilakukan,” tuturnya.

Selain objek wisata, Zubaidillah juga menyebut kolam renang dan pusat kebugaran juga diperbolehkan buka dengan tetap berada dalam pengawasan. Kepada pengelola, Disparpora Kota Serang sudah menyurati agar mereka mematuhi Perwal 18 Tahun 2020.

Salah satu pengurus Pokdarwis Ki Amuk bernama Aris mengatakan, Kampung Wisata Pancer yang dikelolanya sampai saat ini belum dibuka secara resmi untuk pengunjung.

Pasalnya, selain fasilitas untuk mendukung protokol kesehatan belum tersedia, juga saat ini jalan menuju Pancer sedang dalam masa perbaikan. 

Sebelum dibuka untuk pengunjung, pengurus Pokdarwis Ki Amuk juga perlu berdiskusi terlebih dahulu dengan TNI dan Polri yang ada di sekitaran kampung wisata. (bry/nda)