BP Jamsostek Serang dan Pekerja Dukung Hakordia

Peserta BP Jamsostek yang ikut peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) di Kantor BP Jamsostek Cabang Serang, Senin (9/12).

SERANG – BP Jamsostek Kantor Cabang Serang bersama pekerja peserta BP Jamsostek memperingati Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia), Senin (9/12), dengan menandatangani formulir reaksi antikorupsi di dinding dukungan antikorupsi. Kegiatan bertema Bersama Melawan Korupsi Mewujudkan Indonesia Maju ini sebagai bentuk menolak korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Pada kesempatan itu, BP Jamsostek Serang mengimbau kepada masyarakat yang menemukan dugaan tindak pidana korupsi agar segera dilaporkan. Misalnya perbuatan calo yang melibatkan salah satu petugas yang menjanjikan kelancaran proses klaim jaminan dengan tarif tertentu.

“Kalau ada yang minta-minta duit untuk proses klaim, tolong sampaikan kepada kami,” kata Hendra Elvian, Kepala Bidang Kepesertaan Khusus selaku Pps Kepala BP Jamsostek Kantor Cabang Serang, Senin (9/12), dikutip dari keterangan tertulis.

Kegiatan calo yang melibatkan karyawan atau karyawati BP Jamsostek, lanjut dia, merupakan pelanggaran berat karena termasuk perilaku korupsi dengan kategori berupa suap-menyuap terhadap petugas pelayanan publik yang menjanjikan sesuatu. “Kami tidak segan-segan akan menindak. Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan Bapak Ibu,” tegas Hendra kepada para peserta BP Jamsostek.

Pada peringatan Hakordia, beberapa peserta BP Jamsostek yang sedang mengajukan klaim memberikan tanda tangan dan pesan di dinding dukungan antikorupsi yang disediakan di kantor cabang Serang.

“Kami siap dukung KPK dan Pemerintah, memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya,” tulis Moch Michrab.

“Berantas korupsi dari hal terkecil, saya mendukung KPK,” tulis Yiyip Sundari.

Dukungan dan saran dari partisipan pada dinding dukungan antikorupsi dan surat reaksi antikorupsi akan dikirim langsung ke kantor KPK.
Kegiatan itu merupakan realisasi bentuk dari kerjasama antara BP Jamsostek dengan KPK berupa komitmen pencegahan korupsi terintegrasi yang ditandatangani pada 14 September 2019.

Melalui kegiatan Hakordia tahun 2019 ini, BP Jamsostek berkomitmen untuk melawan seluruh bentuk korupsi di lingkungan BP Jamsostek dan bersama KPK mewujudkan Indonesia Maju. “Kami meminta dukungan semuanya biar bisa terlibat langsung untuk membersihkan negara ini dari yang namanya korupsi,” ungkap Hendra. (aas)