BPBD Jamin Kebutuhan Masyarakat Terkonfirmasi Covid-19

0
298 views
Camat Cikulur Iyan Fitriyana menyerahkan bantuan sembako kepada tenaga kesehatan untuk diteruskan kepada pasien Covid-19, kemarin.

CIKULUR – Warga Desa Cikulur dan Muaradua, Kecamatan Cikulur, yang menjalani isolasi mandiri menerima bantuan sembako dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak. Selama menjalani masa isolasi, kebutuhan masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 dijamin pemerintah daerah sampai sembuh.

Camat Cikulur Iyan Fitriyana mengatakan, bantuan sembako untuk masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 rutin diberikan BPBD Lebak. Bantuan tersebut berupa beras, mie instan, air mineral, dan yang lainnya. Sehingga masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 tidak terbebani untuk menutupi kehidupan dia dan keluarganya.

“Di Cikulur, ada tiga orang yang terkonfirmasi Covid-19. Satu orang menjalani isolasi di Rumah Sakit Islam Haji Madali, sedangkan dua orang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing,” kata Iyan Fitriyana kepada Radar Banten, kemarin.

Sesuai prosedur, bantuan disalurkan BPBD Lebak kepada pemerintah kecamatan. Dari kecamatan, bantuan paket sembako tersebut diberikan kepada tenaga kesehatan yang mengawasi kondisi pasien Covid-19.

“Tenaga kesehatan yang memberikan bantuan sembako itu kepada pasien yang terpapar Covid-19,” terangnya.

Aktivis muda Nahdlatul Ulama (NU) ini berharap, pasien Covid-19 di Cikulur disiplin menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Jangan sampai, mereka keluyuran keluar rumah, karena berpotensi menyebarkan virus corona desease kepada keluarga dan orang lain. Untuk itu, Iyan meminta kepada pemerintah desa dan tenaga kesehatan untuk mengawasi ketat pasien yang menjalani isolasi mandiri tersebut. Harapannya, tiga warga Cikulur yang terpapar Covid-19 kembali sembuh dan beraktivitas normal.

“Kuncinya disiplin dan patuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Karena, kita tidak ingin virus ini menyebar kepada orang lain,” tegasnya.

Untuk itu, Iyan bersama pihak kepolisian dan Koramil Warunggunung intensif melakukan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan di wilayah Cikulur. Masyarakat yang terbukti melanggar protokol kesehatan didata dan diberikan sanksi sosial, seperti membersihkan lingkungan, push up, dan menyanyikan lagu kebangsaan.

“Operasi yustisi terus kami lakukan. Dalam sehari, kita lakukan operasi masker dua kali, yakni pagi dan sore di tempat yang berbeda,” terangnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama membenarkan, BPBD Lebak memberikan bantuan sembako untuk masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban masyarakat yang menjalani isolasi mandiri.

“Jadi, atas arahan Bupati Lebak, kita berikan bantuan kepada masyarakat yang menjalani isolasi mandiri,” tukasnya.(tur)