BPBD Lebak Distribusikan Air Bersih ke Warga Bojongmanik

Air besih untuk warga Kampung Tambaga, Desa Harjawana, Kecamatan Bojongmanik.

LEBAK – Warga Kampung Tambaga, Desa Harjawana, Kecamatan Bojongmanik, mengalami krisis air bersih sejak dua bulan terakhir. Mereka kemudian bersurat kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan langsung dikirim tiga unit tangki air bersih dengan kapasitas 17 liter.

Pantauan Radar Banten di lokasi, BPBD mendistribusikan bantuan air bersih ke Bojongmanik sekira pukul 10.30 WIB. Tiba di lokasi, masyarakat sudah berkumpul dengan membawa berbagai jenis peralatan untuk menampung air, seperti ember, jerigen, kompan, dan lain sebagainya. Setelah istirahat sejenak, petugas dari BPBD Lebak langsung melayani masyarakat yang telah menantikan bantuan air bersih sejak satu jam sebelumnya.

Sukardi, warga Kampung Tambaga, menyatakan, musim kemarau yang terjadi sejak satu bulan lebih mengakibatkan masyarakat kesulitan air bersih. Mereka biasanya mengandalkan air dari sumur timba, namun sekarang air dari dalam sumur sudah tidak ada lagi. Karena itu, mereka meminta bantuan kepada pemerintah desa untuk diteruskan kepada BPBD Lebak.

“Saya bersyukur, BPBD cepat merespons surat permohonan bantuan air bersih yang masyarakat ajukan,” kata Sukardi kepada wartawan, Senin (5/8).

Air bersih yang disalurkan BPBD Lebak diprediksi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama dua sampai tiga hari. Itu pun jika digunakan untuk memasak dan mencuci alat masak saja. Jika digunakan untuk mandi dan mencuci maka hanya cukup untuk satu hari saja. Karena itu, Sukardi meminta kepada pemerintah daerah untuk rutin memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat di Kampung Tambaga.

“Untuk mandi dan mencuci masyarakat memanfaatkan air sungai. Walaupun, jarak tempuh untuk sampai ke sungai lumayan jauh,” jelasnya.(Mastur)