BPJAMSOSTEK Banten Serahkan Beasiswa Pendidikan

0
2142
Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Kantor Wilayah Banten Eko Nugriyanto (kanan) dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Banten Al Hamidi (ketiga dari kiri) menyerahkan beasiswa pendidikan di aula Dinas Ketenagakerjaan Banten, Rabu (21/4).

SERANG – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menyerahkan beasiswa pendidikan kepada 10.451 anak ahli waris peserta program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang tersebar di 34 provinsi se-Indonesia. Khusus di Provinsi Banten ada sekitar 300 ahli waris .

Beasiswa ini secara simbolis diserahkan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Jakarta, Rabu (21/4), melalui luring dan daring bersamaan dengan penyerahan di setiap provinsi. Di Banten diserahkan Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Kantor Wilayah Banten Eko Nugriyanto dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Banten Al Hamidi di aula Dinas Ketenagakerjaan Banten.

Menaker Ida menyatakan, momentum penyerahan beasiswa sangat berarti dan patut disyukuri bersama khususnya bagi ahli waris peserta program JKK dan JKM. “Alhamdulillah, BPJS Ketenagakerjaan merealisasikan pemberian manfaat beasiswa kepada peserta JKK, JKM pada bulan Ramadan. Apalagi Pak Dirut sudah berjanji, semua akan direalisasi sebelum kita memperingati hari kemenangan, 1 Syawal 1442 H ini,” ujar Menaker Ida Fauziyah.

Menaker Ida menjelaskan, beasiswa pendidikan kepada peserta BPJAMSOSTEK diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019. Pembayarannya ditunaikan setelah keluarnya Permenaker Nomor 5 Tahun 2021 yang merupakan aturan turunan dari PP Nomor 82 Tahun 2019. Permenaker Nomor 5 Tahun 2021 merupakan simplifikasi dari beberapa aturan ketenagakerjaan.

Direktur Utama BPJAMSOSTEK menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh pembayaran beasiswa yang tertunda secara simultan dan menargetkan pada minggu pertama bulan Mei 2021. Manfaat beasiswa program JKK dan JKM menjamin pendidikan dua orang anak mulai dari jenjang TK hingga perguruan tinggi (S1) dengan nilai maksimal Rp174 juta. “Manfaat beasiswa ini naik signifikan, 1.350 persen dari sebelumnya sebesar Rp12 juta untuk satu orang anak, hingga menjadi maksimal Rp174 juta untuk dua orang anak,” kata Anggoro.

Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Kantor Wilayah Banten Eko Nugriyanto menjelaskan, penerima beasiswa adalah ahli waris dari peserta JKK dan JKM yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja atau meninggal biasa dan kecelakaan kerja yang menyebabkan cacat total. “Di Banten ada sekitar 300 ahli waris penerima manfaat beasiswa pendidikan. Pembayaran sempat tertunda karena menunggu Permenaker Nomor 5 Tahun 2021,” jelas Eko.

Penyerahan secara simbolis di Banten, lanjut Eko, ada empat orang siswa yang menerimanya dari dua ahli waris peserta JKK dan JKM. Eko memastikan, penyerahan beasiswa pendidikan ini akan tuntas sebelum Lebaran. (aas)