BPJS Ketenagakerjaan Banten Bagikan 500 Helm

0
613 views
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten Al Hamidi didampingi Asisten Deputi Direktur Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten Mulyana memakaikan helm kepada peserta sosialisasi.

SERANG – BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten membagikan 500 helm kepada para pekerja sebagai simbol pentingnya perlindungan diri dan agar berhati-hari mengendarai sepeda motor. Peringatan ini disampaikan karena akhir-akhir ini terjadi peningkatan kecelakaan kerja bukan di tempat kerja, tapi di jalan raya saat pekerja berangkat atau pulang kerja.

Penyerahan helm kepada pekerja dilakukan saat Sosialisasi Program Promotif dan Preventif Pemberian Alat Pelindung Diri Helm Motor kepada Peserta di Hotel Swiss-Belinn Modern Cikande, Rabu (11/9). Hadir pada acara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten Al Hamidi, Asisten Deputi Direktur Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten Mulyana, Kepala Bagian Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Fanani, dan Kepala Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Cikande Hary Dwi Marwoko.

Asisten Deputi Direktur Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten Mulyana menjelaskan, program promotif dan preventif diluncurkan pada Agustus lalu oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto di Jakarta bersama Komisi IX dengan membagikan 5.500 helm untuk pekerja di Indonesia. “Launching di Banten hari ini dengan memberikan 500 helm kepada pekerja,” kata Mulyana saat memberikan sambutan.

Selain memberikan helm, lanjut dia, sosialisasi program promotif dan preventif ini akan dilakukan dengan menggelar safety riding bekerja sama dengan kepolisan dan Honda Banten. Pesertanya sebanyak 320 orang.

“Kegiatan preventif dengan safety riding karena kecelakaan lalu lintas cukup tinggi. Kita sudah safety berkendara, tapi orang lain tidak. Safety riding ini untuk memberikan latihan keselamatan berlalu lintas,” ungkap Mulyana.

Pada kesempatan itu, Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Al Hamidi menyambut positif kegiatan sosialisasi. Menurutnya, Provinsi Banten menargetkan berbudaya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di lingkungan kerja. Namun kecelakaan kerja ini tidak hanya di tempat kerja, juga di perjalanan dari rumah ke tempat kerja

“Kecelakaan kerja, termasuk kecelakaan pekerja di jalan menjadi tanggung jawab Disnaker se-Banten. Karena itu kita melalukan pencegahan. Pengguna sepeda motor harus memakai helm,” ungkapnya.

Selain itu, Al Hamidi juga menyinggung masalah kesehatan dan akibat kerja. Para pekerja tidak bisa bekerja berturut-turut selama delapan jam. Jika sudah bekerja selam empat jam, harus istirahat. Istirahatnya setengah jam.

Riza, karyawan bagian safety di Indah Kiat Pulp and Paper Serang, menilai program promotif dan preventif BPJS Ketenagakerjaan sangat positif. Memberikan helm kepada pekerja bukan semata-mata untuk dipakai, tapi memberikan peringatan pentingnya keselamatan berkendara saat berangkat dan pulang kerja. (aas)