BPJS Ketenagakerjaan Banten Bertekad Jadi Jawara Juara

0
562 views
ANGKAT SUMPAH - Enam orang pejabat struktural baru BPJS Ketenagakerjaan di Wilayah Banten diangkat sumpah oleh rohaniawan di Hotel Ratu Bidakara, Rabu, (18/01). Dari kanan: Dany Affandy, Erizal Feri, Didin Haryono, Muallif, Ibkar Saloma, Achmad Bachri.

 

SERANG – Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten bertekad menjadi jawara juara. Maksud tekad ini yaitu menjadi juara soal kinerja kantor BPJS Ketenagakerjaan secara nasional.

“Banten ini di tahun 2017 kita targetkan juara nasional. Jadi ada semacam kompetisi key performance indicator. Banten selama ini belum masuk tiga besar. Tahun ini tidak hanya masuk tiga besar, tapi juara nasional,” kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerajan Wilayah Banten Teguh Purwanto didampingi Kepala Pemasaran Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten Didin Haryono usai pelantikan dan serah terima jabatan kepala kantor cabang, kepala KCP dan group head, di Hotel Ratu Bidakara, Kota Serang, Rabu (18/1). Pelantikan dilakukan oleh Teguh Purwanto dan dihadiri Direktur Pelayanan Evi Afiatin.

Posisi terakhir key performance indicator BPJS Ketenagakeraan Banten, kata Teguh, posisinya di enam besar nasional. Untuk mencapai taget juara, dirinya sebagai kepala Kanwil yang baru akan melakukan peningkatan pelayanan dan melakukan strategi peningkatan kepesertaan melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

Hingga akhir Desember 2016, di Banten jumlah tenaga kerja yang masuk sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 1.176.743. Yaitu berasal dari tenaga kerja sektor formal 967.391 orang dari total 13.922 perusahaan aktif, dari tenaga kerja sektor informal 59.050 orang, dan tenaga kerja jasa konstruksi 150.302 orang.

“Kepesertaan sebanyak itu masih harus ditingkatkan. Sementara jumlah tenaga kerja di Banten saja sekitar 5 jutaan,” ungkapnya.

Pada 2016, dari sisi pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Banten telah membayarkan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp 1,2 triliun dengan 149.732 pengajuan klaim, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp69 miliar dengan 10.279 pengajuan klaim, Jaminan Kematian (JK) sebesar Rp31 miliar dengan 1.137 pengajuan klaim, dan Jaminan Pensiun (JP) sebesar Rp680 juta dengan 753 pengajuan klaim. Total klaim yang telah dibayarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan Banten selama tahun 2016 sebesar Rp1.34 triliun dengan 161.901 pengajuan klaim. (Wirda)