BPJS Ketenagakerjaan Banten Gelar Safety Riding

Asisten Deputi Direktur Wilayah Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Banten Mulanya bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja Banten Al Hamidi memakaikan jaket kepada peserta pelatihan safety riding, Rabu (25/9).

SERANG – Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten menggelar safety riding yang diikuti 420 tenaga kerja dari sejumlah perusahaan di Banten. Program promotif dan preventif ini dalam rangka menekan angka kecelakaan kerja di jalan raya saat pekerja berangkat dan pulang kerja menggunakan kendaraan sepeda motor.

Pelatihan safety riding dilaksanakan selama dua hari pada Rabu dan Kamis (25-26/9). Di Serang bertempat di area safety riding PT Mitra Sedang Kemakmuran, main dealer sepeda motor Honda Banten, di Kelurahan Tembong, Kota Serang, diikuti 75 orang. Sementara di Tangerang diikuti 345 orang bertempat di area safety riding PT Wahana Makmur Sejati, main dealer sepeda motor Honda wilayah Tangerang dan Jakarta.

“Pelatihan safety riding ini kegiatan lanjutan program promotif dan preventif. Sebelumnya kami sudah membagikan 500 helm kepada pekerja sebagai simbol pentingnya keselamatan berlalu lintas,” jelas Asisten Deputi Direktur Wilayah Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Banten Mulyana kepada wartawan, Rabu (25/9).

Menurutnya, mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan tanggung jawab masing-masing perusahaan. Namun BPJS Ketenagakerjaan sifatnya membantu agar K3 berjalan maksimal.

Program promotif dan preventif ini akan terus berlangsung dengan tema yang berbeda setiap tahunnya menyesuaikan dengan kebutuhan. Untuk tahun pertama ini mengenai keselamatan kerja di jalan raya.

“BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada pekerja mulai dari berangkat, saat di tempat kerja, dan saat pulang kerja hingga kembali ke rumah. Setelah dipilah, banyak juga kecelakaan kerja di perjalanan,” ungkapnya.

Dari data kasus klaim kecelakaan kerja di BPJS Ketenagakerjaan Banten, lanjut Mulyana, sekira 7 persen terjadi di perjalanan, baik saat berangkat maupun pulang kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Banten Al Hamidi menyambut baik kegiatan safety riding untuk menekan kasus kecelakaan kerja. Hal tersebut sejalan dengan program pihaknya yang mencanangkan budaya K3 di lingkungan kerja.


Instruktur Safety Riding PT Mita Sendang Kemakmuran Opan Sopandi menuturkan, setiap pengendara wajib mengetahui tata cara mengendarai sepeda motor yang baik dan aman. Honda sendiri sebagai pemimpin pasar penjualan sepeda motor memiliki tanggung jawab untuk memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada customer.

“Kami ingin menepis paradigma masyarakat bahwa sepeda motor sebagai mesin membunuh. Kecelakaan itu tidak sepenuhnya karena motor,” ungkapnya.

Menurutnya, ada tiga faktor penyebab kecelakaan lalu lintas. Yaitu faktor manusia, faktor kendaraan, dan faktor lingkungan. Ketiga faktor itu ada saling keterkaitan. Namun dominan kecelakaan karena human eror atau faktor manusia.


Pada safety riding, lanjut dia, peserta akan mendapatkan pengetahuan tentang cara berkendara, riding gear, dan posisi berkendara di jalan raya. (aas)