BPJS Ketenagakerjaan Berubah Nama Jadi BP Jamsostek

SERANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjan memiliki wacana untuk mengubah nama panggilan atau call name menjadi BP Jamsostek pada tahun 2020.

“Nah sekarang kalau belum ya. Jadi emang ada wacana supaya masyarakat tidak confuse membedakan antara program BPJS Ketenagakerjaan dengan program BPJS Kesehatan,” ungkap Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten Eko Nugriyanto kepada Radar Banten, pekan lalu.

Perubahan nama panggilan itu, lanjut Eko, sudah dikonsultasikan BPJS Ketenagakerjaan ke Komisi IX DPR RI. Meski ada perubahan call name, namun nama organisasinya masih tetap BPJS Ketenagakerjaan atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. “Cuma namanya saja. Dulu BPJS Ketenagakerjaan bernama Jamsostek.  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan jadi BP Jamsostek supaya orang mudah mengingat,” ungkap Eko.

Kata Eko, kemungkinan nanti awal 2020  perubahan call name akan diinformasikan kepada publik. Pihaknya akan melakukan branding supaya cepat dikenal. “Dalam perubahan call name ini tidak ada prosedur apapun, paling hanya merubah logo saja, sementara nama resmi nomenklatur di administrasinya tetap sama,” jelas Eko.

Dikatakan Eko, adanya perubahan nama panggilan tersebut sebagai upaya agar masyarakat tidak dibingungkan dengan nama serta program yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. “Karena berdasarkan pantauannya banyak masyarakat yang mengenal BPJS Kesehatan, sementara BPJS Ketenagakerjaan yang mereka kenal adalah Jamsostek. Selain itu, masih banyak masyarakat yang hanya kenal dengan BPJS Kesehatan, sementara mereka tidak tahu ternyata ada BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya. (aas/ags)