BPJS Ketenagakerjaan Jamin Keselamatan Atlet

0
437 views

SERANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memberikan perlindungan atas risiko kecelakaan hingga kematian kepada para atlet yang mengikuti pertandingan. Perlindungan serupa juga diberikan kepada masyarakat yang mengikuti event olahraga, seperti sepeda gunung, balap sepeda, dan balap motor.

“BPJS Ketenagakerjaan di masyarakat masih identik hanya memberikan perlindungan terhadap para pekerja atau tenaga kerja. Padahal tidak begitu,” kata Asisten Deputi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten Didin Haryono saat berbincang-bincang dengan Radar Banten, akhir pekan lalu.

Ia menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada atlet dan masyarakat yang ikut event asalkan oleh panitia pelaksana didaftarkan kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk memperoleh jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JK). Iurannya pun sangat murah, hanya Rp16.800.

“Jaminan kecelakaan kerja berlaku selama event. Sementara jaminan kematian berlaku selama satu bulan sejak didaftarkan,” jelas Didin.

Jika terjadi insiden saat berlangsungnya event, lanjut Didin, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan berupa jaminan perawatan hingga sembuh. Apabila meninggal dunia akan mendapatkan jaminan kematian sebesar Rp48 juta yang akan diberikan kepada ahli warinya.

“Profesi atlet perlu diberi jaminan sosial karena memiliki risiko kecelakaan,” ungkap pria asal Lebak ini . 

Perlindungan terhadap atlet, lanjut dia, sudah dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten. Jumat (19/7) lalu, BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten dan manajemen Banten Jaya FC melakukan kerjasama perlindungan terhadap pemain dan manajemen Banten Jaya FC. Semua pemain (atlet), ofisial, pelatih, dan jajaran manajemen Banten Jaya FC yang mengikuti seluruh pertandingan Liga 3 Indonesia musim 2019 mendapatkan jaminan BPJS Ketenagakerjaan. (aas/ags)