Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat meninjau produk UMKM setelah menghadiri penandatangan MOU antara BPR Serang dan Jamkrida.

SERANG – Bank BPR Serang dengan Jamkrida Banten bekerjasama untuk menopang permodalan pengusahan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Serang, penandatangan Momerendum Of Understanding (MOU) tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

Penandatanganan MOU dibarengi dengan undian Tabungan Masyrakat (Tamasa) sebagai apresiasi Bank Serang kepada nasabah di Kampung Nambo, Desa Keserangan, Kecamatan Ciruas, Rabu (10/8).

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Serang adalah pemilik saham mayoritas dari BPR Serang. Yang dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pengembangan kesempatan berusaha dan sebagai penunjang pendapatan asli daerah (PAD).

Dia mengatakan, sesuai dengan fungsinya, BPR Serang untuk menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat sehingga perlu memberikan perhatian yang besar dalam meningkatkan kinerja perekonomian di wilayah operasi masing-masing kantor, terutama untuk menunjang permodalan kegiatan usaha kecil dan mikro. Dengan demikian bisa memberdayakan masyarakat dalam menjalankan kegiatan ekonomi dapat semakin tumbuh berkembang.

“membangun ekonomi masyarakat melalui UMKM dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan seputar permodalan diatasi oleh BPR Serang dan Jamkrida yang turut andil backup pinjaman tanpa agunan sebesar Rp 5 juta. Serta peran dinas Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) yang menyeleksi UMKM di Kabupaten Serang.,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jika UMKM sudah bergerak maka kemiskinan dan pengangguran bisa teratasi dengan baik. Serta melibatkan industri yang ditekankan untuk mengdakan pelatihan agar bisa diakomodir memiliki keahlian dan bisa bekerja di pabrik tersebut.

Selain itu, Tatu mengatakan, pengundian yang dilakukan oleh BPR Serang konsisten setahun sekali dan sudah memasuki periode ke 16. Dengan hadiah utama berupa satu unit mobil, tujuh unit sepeda motor, dan hadiah lainnya yang beragam.

“Mudah-mudahan dengan acara ini, kepercayaan dan minat masyarakat untuk menabung lebih ditingkatkan lagi, sehingga dapat ikut ambil bagian dalam membesarkan BPR Serang dalam melayani semua lapisan masyarakat Provinsi Banten, khususnya masyarakat kabupaten serang” imbuhnya.

Sementara itu, Direksi Bank BPR Serang Teguh Iman menuturkan, Saldo tabungan BPR Serang pada Juli 2017 sebesar Rp 134 milyar mendapatkan peningkatan 139 persen dan aset Rp 333 milyar, mengalami peningkatan sebanyak 170 persen yang sebelumnya Rp 210 milyar.

“Bank perkreditan rakyat berhasil mengembangkan kredit tanpa agunan. Bidang Perikanan, rumput laut dan padi dengan pembayaran pada saat panen. Hal tersbut bisa dilakukan karena hasil kerjasama dari Disperindagkop dan Jamkrida,” katanya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)