Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa didampingi Direktur Utama Acep Heri Suhana menyerahkan satu mobil Toyota Avanza secara simbolis sebagai hadiah utama undian Tamasa. 

SERANG – Kehadiran BPR Serang sebagai perbankan milik pemerintah daerah semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kepercayaan masyarakat terhadap perbankan daerah yang sahamnya sebagian milik Pemkab Serang semakin meningkat. Kini total dana pihak ketiga atau nasabah mencapai Rp149 miliar. ADapun jumlah nasabah BPR Serang mencapai 75 ribu yang tersebar di Kota Serang dan Kabupaten Serang.

Demikian diungkapkan Direktur Utama BPR Serang Acep Heri Suhana. Dari total dana nasabah, Rp136 milliar bersumber dari Tabungan Masyarakat Desa (Tamasa) dengan nasabah sekira 40 ribu.

“Artinya kepercayaan masyarakat begitu besar kepada BPR Serang sehingga memercayakan BPR Serang menghimpun dana sebesar itu,” katanya.

Dalam program pengundian ini, disediakan hadiah utama satu unit Toyota Avanza, tujuh hadiah hiburan utama sepeda motor Honda Beat, serta puluhan hadiah hiburan elektronik. Tamasa merupakan produk unggulan dari BPR Serang. Selain Tamasa, produk unggulan yang dimiliki BPR Serang adalah Tabungan Anak Sekolah (TAS) dan juga Tabungan Pendidikan Anak (Tapena).

“Melalui produk mikro BPR Serang yang meluncurkan kredit tanpa agunan yang diperuntukkan bagi pengusaha retail mikro. Semoga BPR Serang dapat terus berperan dalam mengembangkan ekonomi daerah,” katanya.

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa saat membuka acara pengundian Tamasa periode XVII di Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, mengungkapkan bahwa BPR Serang menempati posisi kedua sebagai bank terbaik di Banten dan mampu menghimpun dana sebesar Rp450 millar. “Masyarakat semakin percaya kepada BPR Serang, kami Pemkab Serang akan lebih percaya kepada BPR Serang. Dengan bertambahnya kepercayaan tersebut, insya Allah, tahun depan Pemkab Serang akan salurkan penyertaan modal kepada BPR Serang,” katanya.

Ia berharap, kepercayaan yang diberikan masyarakat tersebut harus dibayar dengan peningkatan prestasi, integritas, dan kompetensi BPR Serang. “Pandai-pandailah mengelola dana dengan tepat serta mengedepankan prinsip kehati-hatian agar tidak menimbulkan efek negatif dalam mengelola dana publik,” harapnya.

Selain Pandji Tirtayasa, hadir pula Ketua Perbarindo Richardo Simatupang, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Fery Tumpal, Perwakilan Bank bjb, Komisi III DPRD Kabupaten Serang Mansur Barmawi, dan tamu undangan lainnya. (skn/aas/dwi)