BRI Cabang Rangkasbitung Salurkan Bantuan Produktif Usaha Mikro

0
2171

LEBAK – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Rangkasbitung menyalurkan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) terhadap 13.600 pelaku usaha di Lebak. Pendistribusian bantuan dilakukan di kantor cabang dan unit BRI di Lebak dengan mematuhi protokol kesehatan.

Pimpinan Cabang BRI Rangkasbitung Riki Renda Sakti mengatakan, masyarakat diimbau tidak terburu-buru dalam mencairkan bantuan tersebut. Karena, pemerintah memberikan waktu selama tiga bulan untuk pencairan BPUM bagi pelaku usaha kecil dan mikro.

“Kita batasi jumlah antrian penerima BPUM. Sehari, kita hanya melayani 100 orang dan yang belum terlayani bisa mengambil antrian keesokan harinya,” kata Riki Renda Sakti kepada Radar Banten, Selasa (20/4).

Untuk mencegah kerumunan, BRI Cabang Rangkasbitung bekerja sama dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polres Lebak, dan Kodim 0603 Lebak. Satgas ikut mengatur masyarakat yang akan membuka blokir bantuan BPUM.

“Kita juga atur tempat duduk agar tidak berkerumun. Menyediakan hand sanitizer dan mewajibkan penerima bantuan menggunakan masker untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Dijelaskannya, masyarakat penerima bantuan BPUM tahap dua jumlahnya berkurang dibandingkan tahap pertama. Tahap pertama, penerima bantuam mencapai 26 ribu orang dan sekarang hanya 13 orang lebih. Bahkan, nilai bantuannya pun menjadi Rp1,2 juta dari sebelumnya Rp2,4 juta.

“Bantuan ini diperuntukan bagi pelaku usaha. Harapannya, perekonomian masyarakat bisa tumbuh dan ekonomi nasional menjadi lebih baik di masa pandemi ini,” katanya.(Mastur)