BRI Gelar Pelatihan Bagi 100 UMKM

SERANG – Bank Rakyat Indonesia melatih 100 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berlangsung di Ballroom Swiss Belinn Modern Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (13/11).

Acara ini dihadiri  Wakil Pemimpin Wilayah BRI Jakarta 3 Hari Setiono, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Serang Abdul Wahid, Pimpinan BRI Kanca Serang, dan lainnya.

Pemimpin Cabang BRI Serang Edia Handiman S mengaku senang bisa mendapatkan jatah untuk pelatihan UMKM dari program BRI Peduli sebagai rangkaian dari HUT 124 BRI. Ini juga sebagai apresiasi kepada para UMKM di Kabupaten Serang karena beberapa waktu pernah diskusi dengan Bupati Serang untuk menggelar pelatihan dan baru terealisasi saat ini. “Pelatihan ini juga ada dari Rumah Kreatif BUMN dan UMKM Kabupaten Serang,” katanya.

Ia mengungkapkan, BRI Serang secara konsisten memberikan pelatihan kepada UMKM bukan hanya saat ini saja, tetapi rutin melalui Rumah Kreatif BUMN yang sudah 21 kali digelar pada tahun 2019.  “Ke depan pelatihan UMKM juga akan digelar untuk di Kota Serang,” ungkapnya.

Wakil Pemimpin Wilayah BRI Jakarta 3 Hari Setiono mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari acara Pelatihan 10.000 UMKM yang berlangsung di 100 kantor cabang di seluruh Indonesia. Ini juga menjadi salah satu kegiatan dalam menyambut HUT 124 BRI yang jatuh pada 16 Desember 2019. Untuk Kanwil III Jakarta mendapatkan jatah enam titik, salah satunya Serang. “Untuk BRI Serang yang mendapatkan kuota bagi 100 UMKM binaan BRI Serang dan Disperindag Kabupaten Serang,” katanya.

Ia mengungkapkan, keberadaan UMKM merupakan hal penting karena bisa mencegah resesi ekonomi. Selain itu, jumlah penduduk Indonesia terbesar keempat di dunia dan merupakan masyarakat yang konsumtif. Indonesia memiliki pangsa pasarnya besar dan tentu ini harus dimanfaatkan oleh UMKM. Apalagi sekarang era teknologi akan lebih mudah dalam memasarkan produk yang bekerja sama dengan e-commerce. Selain itu, kualitas produk harus dijaga dan konsisten. Pelaku UMKM jika ingin berkembang harus memanage keuangan dengan baik,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Serang Abdul Wahid mengatakan, pelatihan ini merupakan rezeki karena UMKM akan mendapatkan ilmu yang cukup untuk membantu dalam mengembangkan usaha. Pemerintah juga membuat program untuk mendukung UMKM agar bisa maju dari mikro, kecil, hingga menengah. “Jangan patah semangat karena semua butuh proses dan lakukan inovasi agar disukai masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta untuk UMKM harus memanfaatkan teknologi dalam menjual produk yang dikembangkan. Untuk itu, harus mulai belajar memasarkan melalui online dengan bekerja sama dengan Tokopedia dan lainnya. “Terima kasih kepada BRI yang memberikan pelatihan dan UMKM harus terus tingkatkan kualitas,” katanya.

Beberapa materinya yang disampaikan pendidikan administrasi dan manajemen keuangan, entrepreneurship, akses perbankan, dan e-commerce. (skn/aas/ags)