Budaya Hidup Sehat Dikampanyekan Melalui Senam

LEBAK – Pemkab Lebak terus mengkampanyekan budaya hidup sehat kepada masyarakat. Selain menjaga kebersihan lingkungan, budaya hidup sehat juga disarankan dengan melakukan kebugaran tubuh. Atas dasar itu, Pemkab menggelar lomba senam dan senam bersama ribuan masyarakat Lebak di Alun-Alun  Rangkasbitung, Minggu (1/11).

“Ya, senam bersama ini sebagai salah satu upaya kita dalam menjaga kebugaran dan kesehatan badan kita. Kebersihan lingkungan wajib diperhatikan, tapi kebugaran juga mesti diperhatikan,” kata Wakil Bupati (Wabup) Lebak Ade Sumardi.

Orang nomor dua di Lebak ini menyatakan, lomba senam tersebut merupakan rangkaian HUT ke-191 Kabupaten Lebak. Oleh karena itu, Pemkab bersama Persatuan Senam Indonesia (Persani) menggelar lomba senam dan senam massal bersama ribuan masyarakat Kabupaten Lebak. “Ini juga bagian dari ikhtiar Pemerintah dalam membumikan olahraga terhadap masyarakat,” kata mantan ketua DPRD Lebak ini.

Ade berpesan semua masyarakat Lebak agar terus berinovasi untuk mendukung visi Pemkab Lebak menjadikan Lebak sebagai lokasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal. “Sektor wisata merupakan pemantik atau trigger untuk kemajuan ekonomi rakyat. Harapannya dapat meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Lebak,” katanya.

Sekda Pemkab Lebak Dede Jaelani menerangkan, Pemkab Lebak terus berupaya menggalakan pola hidup sehat di lingkungan masyarakat salah satunya dengan gerakan Jumat bersih (jumsih). “Tentunya, kegiatan apapun yang selama ini digalakannya akan sia-sia, apabila tidak didukung oleh semua elemen masyarakat. Karena itu, masyarakat harus sadar akan menjaga kebersihan lingkungan bersama-sama, dengan cara gotong royong menjaga kebersihan,” imbuhnya.

Dede mengatakan, Pemkab telah menginstruksikan Dinkes serta seluruh Camat, Kepala Desa (kades), Lurah, kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan di desa-desa untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

“PSN perlu ditingkatkan terutama pada musim penghujan dan pancaroba, karena meningkatnya curah hujan dapat meningkatkan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk DBD,” katanya.

Dede meyakinkan, dengan menjaga kebersihan lingkungan, Pemkab Lebak dapat mempertahankan piala Adipura, yang sebelumnya telah diraih pada tahun lalu. “Bila kebersihan terjaga, selain masyarakatnya sehat juga dapat mempertahankan piala Adipura,” kata ketua Korpri Lebak ini.

Sementara itu, Rohayani, salah seorang peserta senam massal mengaku senang dengan diadakannya kegiatan senam massal. Oleh karena, selain bisa kesehatan, juga untuk memburu doorprize. “Saya senang sekali di Lebak ada kegiatan seperti ini, selain ingin ikut senam untuk kesehatan saya, saya juga menunggu doorprize yang dijanjikan,” katanya.

Diketahui, jumlah peserta senam massal kemarin, berjumlah 1.273 orang. Lomba senam yang terbagi dalam empat kategori, yakni kategori pelajar dengan 82 grup, kategori sanggar dengan 67 grup, kategori OPD dengan 47 grup, kategori dance dengan 68 orang peserta, dan kategori pemula dengan 225 orang peserta. (nce/zis)