JAKARTA – Komjen Pol Budi Gunawan mengaku akan tetap datang memenuhi undangan Komisi III DPR, Rabu (14/1), besok untuk menjalani uji kepatutan dan kelayakan.

Budi ingin melanjutkan proses uji kepatutan dan kelayakan yang akan digelar Komisi III DPR. “Kami ingin melanjutkan proses. Kita lihat besok,” katanya kepada wartawan usai bertemu Pimpinan dan Anggota Komisi III DPR di kediamannya di Komplek Polri, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (13/1).

Budi pun tak ingin berkomentar jika setelah ditetapkan tersangka namanya akan ditarik Presiden Joko Widodo yang mengusulkannya sebagai calon Kapolri kepada DPR. “Kami belum bisa menduga. Kita lihat nanti,” katanya.

Yang jelas, Dia mengaku akan menjelaskan semuanya kepada DPR. Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsudin mengatakan, kunjungan ke rumah Budi merupakan serangkaian bagian dari uji kepatutan dan kelayakan.

Dia mengatakan, sudah melakukan pleno bersama Komisi III. Dari 10 fraksi, Aziz melanjutkan, ada dua yang memberikan catatan. Kata dia, Fraksi Partai Demokrat memberikan catatan untuk tidak melanjutkan uji kepatutan dan kelayakan. Sedangkan PKS, kata dia, menyatakan bisa dilanjutkan tapi harus minta konfirmasi KPK. “Delapan fraksi memutuskan untuk melanjutkan,” ungkapnya di kediaman Budi.

Jadi, tegas Aziz, rangkaian uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri tetap akan dilanjutkan besok. “Insyaallah besok jam delapan,” tegas politikus Partai Golkar ini.

Budi Gunawan menyatakan, kunjungan Komisi III ke rumahnya itu adalah untuk melihat kehidupan keluarga, rumah tangga dan terkait dengan anak. (boy/jpnn)***