Bupati Ancam Sanksi Kepala Dinas Jika Nekat Rekrut Honorer

Bupati Iti Octavia Jayabaya

LEBAK – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengancam akan melakukan pemeriksaan khusus (Riksus) dan mencopot kepala dinas jika terbukti melakukan rekrutmen tenaga honorer atau supporting staf baru. Jika organisasi perangkat daerah (OPD) mau melakukan rekrutmen maka harus didasarkan kepada analisa kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di masing-masing instansi.

“Saya akan riksus dan turunkan pangkat kepala dinas yang merekrut honorer baru tanpa ada analisa kebutuhan SDM. Nanti hasil analisa kebutuhan honorer akan diserahkan kepada Kemenpan RB,” ujar Iti Octavia Jayabaya di aula Multatuli Setda Lebak.

Bupati perempuan pertama di Lebak ini menginformasikan, terkait kesepakatan pemerintah dengan DPR RI yang akan melakukan penghapusan honorer, sekarang masih dalam tahap pembahasan. Untuk itu, pemerintah daerah masih menunggu edaran dari pemerintah pusat. Jika dasar hukumnya telah ada, maka daerah tinggal melaksanakannya saja.

“Teknisnya seperti apa kita belum tahu, karena itu kita tunggu saja bagaimana arahan dari pemerintah pusat mengenai wacana tersebut,” jelasnya.

Dia pun meminta kepada honorer yang bekerja di lingkungan Pemkab Lebak untuk tetap tenang dan tetap fokus bekerja. Jangan sampai wacana mengenai penghapusan honorer mengganggu kinerja para pegawai di daerah.

“Harus tetap tenang dan saya ingin semuanya bekerja dengan baik, sehingga pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan dengan baik,” harapnya. (Mastur)