Bupati Irna Ajak Investor ke Pandeglang

Bupati Irna Narulita menyerahkan penghargaan kepada pegawai Pemkab Pandeglang, Senin (10/12). FOTO: HUMAS KABUPATEN PANDEGLANG FOR RADAR BANTEN

PANDEGLANG – Bupati Irna Narulita terus melakukan berbagai upaya agar investasi di Pandeglang mengalami peningkatan setiap tahun. Salah satunya melalui kerja sama dengan berbagai pihak dan investor.

Menurut Irna, Kabupaten Pandeglang menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha. Selain karena memiliki wilayah yang luas dan ditopang kekayaan sumber daya alam (SDA), juga karena banyak proyek strategis nasional yang dibangun di Kabupaten Pandeglang khususnya Tol Serang-Panimbang.

“Investasi salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian suatu daerah. Memang Kabupaten Pandeglang masuk dalam daerah tertinggal, tetapi memiliki potensi yang besar. Oleh sebab itu, saya mengajak semua investor yang hadir untuk menanamkan modalnya di Pandeglang karena salah satu pilihan cerdas jika berinvestasi di Pandeglang,” katanya, kemarin.

Irna menyarankan para investor agar tidak ragu untuk menanamkan investasi di Kabupaten Pandeglang karena ke depan akses di wilayah Pandeglang akan semakin mudah. “Tol sebagai aksesibilitas yang selama ini menjadi ganjalan para investor akan segera terwujud. Kami terus berkoordinasi dengan pihak BPN dan pengembang serta stakeholders terkait lainnya agar Tol Serang-Panimbang segera terwujud,” katanya.

Direktur Wijaya Karya (Wika) Tol Serang-Panimbang Mulyana menerangkan, pembangunan Tol Serang-Panimbang merupakan kunci utama peningkatan investasi di Provinsi Banten khususnya di Kabupaten Pandeglang. “Saat ini telah masuk simpang Cileles, Kabupaten Lebak. Kami juga sedang mempersiapkan penunjang pembangunan infrastrukturnya. Jangan khawatir tol ini akan terwujud. Kami juga mengharapkan ketika tol ini selesai, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.

Mulyana menerangkan, pembangunan Tol Serang-Panimbang sepanjang 83 kilometer tersebut dibagi menjadi dua sesi. Sesi I untuk pengerjaan di wilayah Kabupaten Serang hingga simpang Cileles, Kabupaten Lebak, dengan panjang jalan sekira 50 kilometer. Sesi II dimulai dari simpang Cileles, Kabupaten Lebak, sampai Panimbang, Kabupaten Pandeglang, dengan panjang jalan sekira 33 kilometer. “Sesi I ditargetkan selesai akhir tahun 2019, sedangkan untuk sesi kedua diharapkan selesai di akhir tahun 2020 nanti,” katanya. (Adib F/RBG)