Bupati Irna Minta ADD Difokuskan pada Pemberdayaan Masyarakat Desa

PANDEGLANG – Bupati Irna Narulita menyarankan, agar pembangunan desa tahun ini difokuskan pada program pemberdayaan masyarakat desa. Upaya itu, kata dia, dimaksudkan untuk memudahkan akses dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Namun, kata dia, program itu harus dilakukan bertahap, karena alokasi anggaran untuk kegiatan itu cukup terbatas. “Tahun ini, pembangunan desa kita fokus ke program itu. Mudah-mudahan ke depan semua desa di Pandeglang bisa menjadi desa maju dan mandiri,” katanya di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Rabu (11/9).

Menurut Irna, tahun ini pemerintah desa menerima anggaran antara Rp1,2 sampai Rp1,4 miliar dari DD dan Alokasi Dana Desa (ADD). Tentu saja, kata dia, dana itu sepenuhnya harus dipergunakan untuk kepentingan pemerintahan desa dalam melaksanakan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

“Sekarang ini DD di semua desa terus bertambah. Dana itu harus bisa digunakan dengan baik dan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan desa,” katanya.

Irna meyakini, 326 desa di Pandeglang bisa menjadi daerah maju dan mandiri apabila dana bantuan yang diberikan Pemerintah Pusat itu, dipergunakan dengan baik dan memprioritaskan kepentingan masyarakat.

“Kita bisa maju dan mandiri, tetapi memang butuh proses dan kerja keras bersama-sama. Gunakan DD itu sebaik mungkin sesuai dengan program dari Pemerintah Pusat, khususnya soal pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Irna mengatakan, tahun 2018, DD diprioritaskan untuk pembangunan sarana dan prasarana penunjang aktivitas masyarakat, seperti paving block, embung, sarana olahraga dan bangunan pelayanan kesehatan.

Namun tahun ini, kata dia, harus difokuskan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat. Sehingga, perekonomian masyarakat, nantinya bisa berjalan dan terus meningkat.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Cadasari Bunbun Buntaran mengatakan, ada beberapa program yang didanai DD telah selesai dikerjakan, seperti pembangunan embung, pemasangan paving block, dan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur lainnya.

“Alhamdulillah DD yang ada di desa-desa semuanya digunakan sebagaimana seharusnya. Hasilnya juga sudah bisa dilihat secara langsung dan dirasakan oleh masyarakat,” katanya. (dib/zis)