Bupati Iti Ajak Warga Donor Darah

LEBAK – Bupati Iti Octavia Jayabaya mengajak warga untuk melakukan aksi donor darah.

Aksi kemanusian itu untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah. Oleh karena Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lebak saat ini kerap mengalami kesulitan darah.

“Stok darah di Lebak diharapkan selalu cukup. Jadi masyarakat kita tak perlu mencari darah ke daerah yang lain,” kata Iti, Selasa (13/8).

Orang nomor satu di Lebak ini berharap, masyarakat rajin mendonorkan darah, karena sehat bagi tubuh. “Selain untuk kemanusian juga demi kesehatan,” katanya.

Iti meminta PMI untuk terus mengajak masyarakat agar rajin melakukan donor darah.

“Kalau kita semua sudah sadar pentingnya donor darah, maka Kabupaten Lebak tak akan pernah kekosongan darah,” katanya.

Ketua Harian UTD PMI Kabupaten Lebak Firman Rahmatullah berjanji akan terus mencari pendonor untuk peningkatan produksi darah lokal melalui program gerakan donor darah siswa (doras) dan donor darah mahasiswa (doram).

“Setiap bulannya kami membutuhkan sekitar 900 lebih kantung darah,” katanya.

Selain mengandalkan donor darah lokal, lanjut Firman, pihaknya juga kerap menyarankan kepada keluarga pasien agar dapat membawa darah sendiri. “Donor darah dari pihak keluarga itu sebagai pengganti darah yang akan digunakan,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi menyatakan, pihaknya mendukung penuh penyediaan stok darah di UTD PMI Lebak.

Dia berjanji, akan mengimbau para kepala sekolah (kepsek) agar mendukung penuh program doras. “Darah sangat berarti bagi keberlangsungan hidup manusia. Karena itu, stok darah di UTD PMI harus tetap terjaga,” katanya. (nce/zis)