Bupati Iti Desak PT Antam Segera Serahkan Aset

Lebak
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menandatangani serah terima aset bangunan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dari PT Aneka Tambang (Antam) saat peresmian puskesmas di Desa Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kamis (21/1/2016). (Foto: Yudha)

CIBEBER – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mendesak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) segera menyerahkan aset bekas kegiatan penambangan PT Antam unit Geomin Cikotok. Ini diperlukan agar Pemkab bisa melakukan pembenahan dan penataan aset-aset tersebut. Demikian disampaikan Iti saat meresmikan pembangunan Puskesmas DTP Cibeber dan corporate social responsibility di Puskesmas Cibeber, Desa Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kamis (21/1/2016).

Hadir dalam acara, Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, Wakil Ketua DPRD Lebak, para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Direktur Umum CSR Antam I Made Surata, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FKPK) se-Lebak Selatan (Baksel), para kepala desa dan ratusan elemen masyarakat. “Kita berharap sebelum akhir tahun ini semua aset eks PT Antam sudah semua diserahkan,” kata Iti.

Ia melanjutkan, dari 33 aset eks PT Antam berupa bangunan, fasilitas sosial, gedung perbankan, dan seterusnya, baru 26 yang diserahterimakan kepada Pemkab Lebak. “Kalau yang sesuai MoU, hanya tinggal dua lagi aset yang belum diserahterimakan. Saya harap tahun ini semua aset sudah diserahkan ke Pemkab Lebak,” pintanya.

Iti juga mengimbau dinas teknis terkait dan warga agar senantiasa menjaga dan merawat aset yang sudah dibangun. Aset-aset tersebut, kata Iti, bernilai serta membutuhkan waktu panjang dan biaya besar untuk mewujudkan semuanya. “Saya minta dinas teknis dan warga jangan menyia-nyiakan,” tandasnya.

Terkait banyaknya lahan serta aset yang dikuasai warga, Iti berjanji, melakukan pembenahan setelah peralihan aset selesai. “Tentu itu juga kita lakukan pembenahan, tetapi menunggu dulu sampai proses serah terima aset rampung,” kata Iti.

Sementara itu, Direktur Umum CSR PT Antam I Made Surata berjanji menyerahkan sisa aset kepada Pemkab Lebak. Ia mengklaim, sejak berakhirnya kegiatan penambangan 2008 silam, telah melaksanakan sejumlah program CSR. Di antaranya, program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL). “Ini bentuk komitmen kita (Antam-red) dalam melaksanakan kewajiban. Kami juga berharap aset yang kami serahkan kepada Pemkab Lebak serta program yang kami laksanakan bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata I Made. (RB/duy/sr/dwi)