Bupati Lebak : Lawan Segala Bentuk Upaya  Memecah Belah Persatuan

0
63

LEBAK – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan bahwa api Sumpah Pemuda harus terus dinyalakan sebagai semangat juang untuk membangun kesatuan dan kemajuan bangsa. Harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat menjadi pembina upacara pada upacara peringatan Sumpah Pemuda ke-89 tahun 2017 yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai unsur perangkat pemerinatahan dan ormas kepemudaan di Kabupaten Lebak di Alun-alun Rangkasbitung, Senin (30/10).

“Api semangat sumpah pemuda harus kita ambil dan terus kita nyalakan. kita patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan sumpah pemuda dan sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas bagi bangsa Indonesia,” kata Iti saat memberikan amanat di Alun-alun Rangkasbitung, Senin (30/10).

Bupati Lebak berharap, di hari sumpah pemuda agar meningkatkan atau memperkukuh persatuan dan kesatuan dan stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa. “Seperti dikatakan dikatakan Presiden Pertaman Republik Indonesia Bung Karno bahwa kita, jangan mewarisi abu abu sumpah pemuda, tapi warisilah api sumpah pemuda, karena kalau hanya mewarisi abu, kita hanya puas dengan Indonesia yang sekarang, yakni satu bahasa, satu bangsa dan satu tanah air, tapi ini bukan tujuan akhir, kita harus terus berjuang untuk lebih baik lagi,” ujarnya.

Ketua GP Ansor Lebak Ade Bujhaerimi selaku salah satu tokoh muda di Kabupaten Lebak mengatakan, bahwa peran pemuda saat ini sangat vital sebagai generasi penerus pembangunan bangsa, untuk itu perlu adanya persatuan dan kesatuan antara ormas pemuda dan pihak pemerintah agar terbentuk sinergitas dalam membangun bangsa yang lebih baik, khususnya Kabupaten Lebak.

“Pemuda di Kabupaten Lebak harus bersatu, bersatu dan bersatu, adapun krikil-krikil permasalahan yang muncul merupakan dinamika sebuah demokrasi, justru perbedaan itu yang membuat kita lebih kuat dan maju,” katanya usai upacara. (Omat/twokhe@gmail.com).