Bupati Serang Canangkan Lima Program Atasi Dampak Covid-19

0
2.214 views
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memimpin rakor membahas terobosan program untuk mengatasi dampak Covid-19 dengan kepala OPD lintas sektor di ruang rapat Pendopo Bupati, Kamis (23/4).

SERANG – Setelah sukses meluncurkan program bidang pendidikan bertajuk ‘Belajar Bersama di Banten TV’ selama masa siswa belajar di rumah, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kembali membuat terobosan baru. Ada lima terobosan berupa program yang dicanangkan Tatu untuk mengatasi dampak virus Corona atau Covid-19, meliputi program promosi dan penayangan bidang usaha mikro kecil menengah (UMKM), pendidikan, kesehatan, sosial, dan ketenagakerjaan dengan menggandeng Banten TV penyiarannya untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Hal itu terungkap saat Tatu memimpin rapat koordinasi dengan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lintas sektor di ruang rapat Pendopo Bupati, Kamis (23/4). Hadir Asisten Daerah (Asda) II Pemkab Serang Adjat Gunawan, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serang Abdul Wahid, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang R Setiawan, Pelaksana Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang dr Agus Sukmayadi, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang Ahmad Saepudin, Direktur Radar Banten dan Banten TV Mashudi, dan Pemimpin Redaksi (Pemred) Radar Banten Delfion Saputra.

Seperti diketahui, dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan oleh semua sektor dan kalangan. Terutama pada lima bidang, mulai dari pelaku UMKM yang terhambat penjualan produknya, siswa yang sekolahnya diliburkan, kebutuhan pangan masyarakat yang tersendat karena pembatasan sosial, hingga ancaman kesehatan masyarakat.Maka dari itu, Tatu berinisiatif membuat terobosan baru sesuai bidang yang terdampak tersebut.

Tatu pun menjelaskan, terobosan program lima bidang yang akan ditayangkan di Banten TV itu, seperti promosi produk UMKM, informasi pengaduan warga yang belum mendapat bantuan, tips kesehatan melalui kegiatan olahraga di rumah, pelatihan kerja melalui televisi, belajar bersama, hingga kegiatan Pemkab Serang dalam penanganan Covid-19. Melalui lima terobosan itu, Tatu ingin menunjukan bahwa Pemkab Serang betul-betul ada dan hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Serang semasa pandemi Covid-19.

“Kami terus melakukan terobosan program untuk memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat dalam menghadapi virus Corona yang dampaknya sangat besar dan menjadi beban masyarakat,” terangnya.

Tatu berharap, melalui terobosan yang dilakukannya bisa menjadi alternatif mendorong semangat masyarakat agar tetap kuat dan kompak menghadapi dampak Covid-19. “Meskipun sedang kondisi seperti ini, para UMKM harus tetap berjualan. Masyarakat yang stay (tinggal) di rumah harus tetap sehat, jangan sampai stres. Belajar juga harus lebih efektif dan disenangi siswa,” pesannya.

Menurut Tatu, di tengah pandemi Covid-19 ini pemerintah tidak hanya mengurus orang sakit saja, melainkan juga nasib orang sehat yang harus menjdai perhatian agar tidak timbul masalah lainnya. “Orang yang sehat dan yang yang terdampak harus kita urus secara serius. Jangan sampai mereka juga ikut sakit karena jenuh, atau bahkan stres karena tidak ada kegiatan akibat terlalu lama berada di rumah,” jelasnya.

Saat ini, kata Tatu, terobosannya yang sudah berjalan yaitu program Belajar Bersama di Banten TV dari sektor pendidikan untuk siswa PAUD, SD, dan SMP/Sederajat. Program dipandu guru profesional yang ada di Kabupaten Serang sebagai pemateri. Program pun disambut antusias masyarakat, khususnya siswa dan orangtuanya. Bahkan, program diparesiasi pihak kementerian. “Ini (program Belajar bersama di Banten TV-red) mendapatkan respons luar biasa, bahkan dapat perhatian dari luar Kabupaten Serang juga,” ucapnya.

Terobosan Tatu itu pun langsung mendapatkan respons dari para kepala OPD yang mengikuti rakor. Seperti yang disampaikan Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang Abdul Wahid. Katanya, selama pandemi Covid-19 jumlah pengunjung pasar mengalami penurunan drastis. “Maka dari itu, kita lakukan alternatif lain supaya para pelaku UMKM tetap eksis,” katanya.

Senada disampaikan Plt Kepala Dinkes Kabupaten Serang, dr Agus Sukmayadi yang menyambut baik terobosan Tatu. Menurutnya, tayangan di Banten TV nanti tidak membahas soal informasi Covid-19 yang berdampak membuat masyarakat menjadi khawatir dan jenuh dengan informasi saat ini yang sudah banyak disiarkan di media lainnya. “Kita ingin mengajak masyarakat hidup sehat dari rumah. Bisa juga nanti ada program senam sehat dengan instruktur yang kita siapkan untuk disiarkan di Banten TV,” jelasnya. (jek-zai)