Bupati Tatu Fasilitasi Ambulans Desa

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah didampingi Wakil Bupati Pandji Tirtayasa, Sekda Pemkab Serang Tb Entus Mahmud Sahiri, dan pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Serang meninjau mobil ambulans dan jenazah yang diberikan untuk puskesmas usai memimpin apel peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 tingkat Kabupaten Serang di halaman Pendopo Bupati Serang, Senin (26/11).

SERANG – Seluruh desa di Kabupaten Serang akan difasilitasi ambulans desa oleh Pemkab Serang. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di perdesaan.

Hal itu diungkapkan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah usai membuka acara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 tingkat Kabupaten Serang di halaman kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang. Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan ratusan petugas kesehatan puskesmas se-Kabupaten Serang. Sebelumnya, HKN diperingati dengan upacara yang dilanjutkan dengan simulasi pertolongan pertama terhadap pasien oleh petugas medis, serta penyerahan kunci mobil ambulans untuk puskesmas.

Tatu mengatakan, pengadaan mobil ambulans di desa akan dilakukan secara bertahap. Sebagai tahap awal, pihaknya akan memberikan 100 ambulans desa untuk 100 desa tahun depan. “Kita utamakan desa-desa yang jauh dulu. Desa lainnya menyusul sampai seluruh desa punya ambulans,” tegasnya, kemarin.

Tatu memastikan, pengadaan mobil ambulans desa sepenuhnya ditanggung Pemkab. Pemerintah desa hanya dibebankan biaya operasional dan perawatannya. “Di desa kan ada anggaran. Kalau anggarannya dari Pemkab, kejauhan,” terang politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu.

Tatu pun mengimbau petugas puskesmas agar dapat berkoordinasi dengan seluruh kepala desa untuk teknis operasional mobil ambulans desa. Salah satunya, memberikan pembekalan untuk tenaga operasional ambulans desa. Tatu berharap, penyediaan mobil ambulans desa dapat menekan angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Serang.

“Keberadaan mobil ambulans sangat dibutuhkan masyarakat supaya tidak ada lagi keterlambatan penanganan yang melahirkan,” harapnya.

Terkait itu, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Serang Santibi menyambut baik rencana pengadaan mobil ambulans desa. Menurutnya, mobil ambulans dibutuhkan masyarakat di desa. Selain pengadaan mobil ambulans, informasi yang diterima Santibi, pemerintah desa juga akan mendapat bantuan rehabilitasi 50 kantor desa. Masing-masing desa memperoleh bantuan anggaran sebesar Rp200 juta. “Dananya langsung masuk ke kas desa,” ujarnya. (Rozak/RBG)