Bupati Tatu: Kalau Semuanya Ngincar Kerja Di Industri Enggak Cukup

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memberikan alat pendeteksi kerusakan kendaraan injeksi kepada pelaku usaha bengkel di Hotel Mambruk, Kecamatan Anyar, Rabu (11/9). Foto: Rozak/Radar Banten

SERANG – Berdirinya Usaha Kecil Mikro (UKM) di Kabupaten Serang sebagai penunjang kawasan wisata karena menjadi penyedia kebutuhan wisatawan. Demikian disampaikan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dalam sambutannya saat membuka acara pelatihan peningkatan produktivitas industri kecil bengkel kendaraan roda 2 dan sosialisasi regulasi kebijakan industri 2019 di Hotel Mambruk, Kecamatan Anyar, Rabu (11/9).

Tatu mengatakan, kemajuan sektor pariwisata tidak terlepas dari perkembangan UKM dan Industri Kecil Menengah (IKM). Keduanya dinilai memiliki peran penting untuk menunjang pariwisata. Salah satunya usaha bengkel kendaraan. “Kalau di kawasan wisata ini tidak ada bengkel kendaraan, wisatawan juga mikir-mikir mau ke sini (tempat wisata-red), khawatir di perjalanan ada apa-apa dengan kendaraannya,” terang Tatu.     

Oleh karena itu, Tatu meminta kepada Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang terus mengembangkan UKM dan IKM. Menurut ibu tiga anak itu, kedua model usaha dapat menyerap tenaga kerja yang akan berdampak pada pengurangan angka pengangguran. “Kalau semuanya mengincar kerja di industri enggak mungkin cukup, karena kebutuhan tenaga kerjanya juga terbatas,” jelas politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu.

Sementara Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang Abdul Wahid mengatakan, pelatihan diikuti 100 peserta pelaku usaha bengkel di enam kecamatan. Yakni, Kecamatan Anyar, Cinangka, Mancak, Padarincang, Ciomas, dan Kecamatan Gunungsari. “Di pelatihan ini kita ingin mengembangkan skill mereka,” jelasnya.

Pihaknya juga memberikan bantuan alat pendeteksi kerusakan motor jenis injeksi kepada 100 perlaku usaha bengkel untuk mendorong usaha mereka agar mengikuti perkembangan teknologi. “Jadi alat ini bisa mendeteksi kerusakan di kendaraan injeksi dengan bunyi,” pungkasnya. (jek/zai/ags)