Bupati Zaki Rotasi 307 Pejabat di Lingkungan Pemkab Tangerang

Dok: Radar Banten

TANGERANG – Wacana rotasi pejabat di lingkungan Pemkab Tangerang ternyata bukan hanya isapan jempol belaka. Sebanyak 307 pejabat Esselon II, III, dan IV dilantik Bupati Tangerang  Ahmed Zaki Iskandar di Gedung Pendopo, Kota Tangerang, Selasa (23/2/2016). Hampir semua lini di satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) terkena rotasi ini.

Seperti ditulis Harian Radar Banten, di eselon II, ada tiga pejabat strategis yang diganti. Seperti Plt. Asisten I H.M Arsyad Husein dikukuhkan menjadi Asisten Bidang Pemerintahan. Lalu, Kadis Pendidikan yang sebelumnya dijabat (alm) Zainuddin didapuk kepada Teteng Jumara. Selanjutnya, Staf Ahli Pemkab Agus Sunarya dipercaya menggantikan Teteng sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) .

Sementara di eselon III, ada 62 pejabat yang dirotasi. Kebanyakan berasal dari posisi camat sebanyak 13 orang. Berikut Camat Kosambi Bambang Misbahudin yang sibuk menertibkan lokalisasi Dadap Cheng-In digantikan oleh Nurhadi, mantan Camat Cisauk.

Untuk SKPD sendiri, Dinas Pendidikan yang digelontorkan dana APBD hingga Rp1,1 triliun tak luput dari reshuffle tersebut. Di struktur eselon III, ada dua kabid yang dirotasi. Di antaranya, Kabid Dikdas yang sebelumnya dijabat Kosrudin digantikan Mamat Mathlubi. Sementara Kosrudin menjabat Kabid Tenaga Pendidikan.

Dari pantauan Harian Radar Banten, Sejak pagi aula Pendopo di Jalan Kisamaun Kota Tangerang sudah dipadati ratusan pejabat yang mengenakan setelan jas. Raut muka mereka ada yang tegang, ada juga yang membentuk barisan kecil sambil berbincang.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Yani Sutisna menjelaskan rotasi berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 821.2/kep.140-Huk/2016. ”Adapun pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebanyak 307 orang, yang terdiri dari Eselon II 3 orang, Eselon III 62 orang dan Eselon IV 242 orang,” terangnya.

Dijelaskan dia, sebelumnya BKPPD mengadakan uji kompetensi dan evaluasi dari setiap eselon sejak akhir Desember 2015 lalu. Pengadaan tes membutuhkan dana yang tidak sedikit, untuk itu pejabat baru harus selalu siap melayani masyarakat. ”Kalau ditanya konsep apa yang dibangun, tetap the right man in the right place-lah,” tandasnya.

Di hadapan ratusan pejabat, Bupati A. Zaki Iskandar meminta mereka yang dilantik untuk bekerja keras meningkatkan kinerja dalam pembangunan di SKPD atau strukturalnya. ”Tak ada waktu lagi untuk berleha-leha, saat ini semua harus bekerja dengan cepat, tepat dan terorganisir, Ke depannya, seluruh program yang dicanangkan dapat tercapai dengan baik,” katanya.

Zaki mengatakan proses mutasi ini merupakan sesuatu yang dinamis dalam kerja birokrasi. Selain untuk penyegaran dan memberikan suasana baru dalam bekerja. ”Pelantikan ini juga  menekankan tingkat kedisiplinan para bawahan, kedisiplinan jam kerja, pemasangan kelengkapan atribut sampai dengan kedisiplinan pegawai dalam melaksanakan apel pagi dan upacara hari besar,” pungkasnya. (RB/mg-20/asp)