Burger King Buka Cabang di Cilegon

Burger King resmi membuka cabang ke-88 di Kota Cilegon pada 25 Desember 2018.

CILEGON – Burger King resmi membuka cabang ke-88 di Kota Cilegon pada 25 Desember lalu. Kehadiran restoran franchcise asal Amerika ini untuk mendekatkan diri dengan konsumen di Cilegon.

Store Manager Burger King Cilegon Nur Arif mengatakan, Burger King Cilegon buka pada 25 Desember mengambil momentum liburan sekolah. “Ini merupakan cabang ke-88 dari seluruh Indonesia. Burger King Indonesia resmi hadir di Indonesia sejak 2007 lalu dan berkembang hingga sekarang,” katanya.

Burger King hadir di Cilegon karena peluang bisnisnya besar dan banyak ekspatriat.  Ke depan tidak menutup kemungkinan akan dibuka di Kota Serang. “Di Kota Cilegon banyak industri,” tuturnya.

Ia menjelaskan, Burger King Cilegon menyediakan banyak menu, baik daging ayam, burger, kentang, dan maupun beragam minuman. Hingga akhir Desember ini, Burger King menyediakan kupon potongan harga. “Harganya bisa hemat hingga 50 persen,” jelasnya.

Kata dia, Burger King Cilegon hadir dengan berbagai layanan seperti makan di outlet, drive thru, Go-Food, dan ke depan akan ada layanan delivery order. Saat ini, layanan Go-Food sudah bisa, tetapi untuk promonya belum ada. “Untuk delivery order rencananya akan mulai pada Januari 2019″ katanya.

Ia menambahkan, menu whopper salah satu menu burger favorit karena ada banyak sayuran dan dagingnya dipanggang. Rasanya juga berbeda dengan burger yang ada di brand lainnya. “Burger yang ditawarkan juga beragam, tetapi whopper yang favorit,” katanya.

Ia berharap, keberadaan Burger King di Cilegon bisa diterima masyarakat dan menu yang ditawarkan disukai. Selama dua hari buka, kehadiran Burger King direspons baik oleh masyarakat. “Antusias masyarakat terlihat dengan kehadiran Burger King dan mudah-mudahan bisa terus diminati,” harapnya.

Burger King Cilegon beroperasional setiap hari. Untuk hari kerja mulai pukul 10.00 – 24.00 WIB. Sementara pada akhir pekan mulai pukul 10.00 – 02.00 WIB. Di Amerika, Burger King hadir sejak 1954 dan berkembang di seluruh dunia, salah satunya di Indoenesia. (Susi K/RBG)