Buronan Curanmor Diciduk di Kontrakan

0
148
Ilustrasi.

CIKUPA – Buronan kasus curanmor di Cikupa, Lendra Wasman (20) tak bisa berkutik. Empat polisi telah menyerbu rumah kontrakan di Kompleks Perumahan Telagabestari, Kecamatan Sindangjaya, Minggu (10/9). Tanpa perlawanan, dengan mudah pria pengangguran ini diciduk polisi.

Lendra merupakan rekan Jumhari (22) yang tewas dihakimi warga saat beraksi di Jalan Baru Pemda Tigaraksa Kampung Palahlar, Kelurahan Budimulya, Kecamatan Cikupa, Rabu (30/8) lalu sekira pukul 04.00 WIB.

Sebelum meregang nyawa, pria asal Bima, Nusa Tenggara Barat ini menjadi bulan-bulanan warga setempat. Sementara, Lendra berhasil melarikan diri.

Kapolsek Cikupa Kompol Idrus Madaris mengatakan, korban Juminta yang mengetahui sepeda motornya dicuri langsung mengejar keduanya. Tak jauh dari lokasi, korban melihat pelaku tengah mendorong sepeda motor Satria FU Nopol B 6545 GZH miliknya. ”Ketika jaraknya sudah dekat dengan pelaku, Juminta malah diacungi golok dan langsung menyerang korban secara membabi-buta,” terangnya.

Alhasil, korban mengalami luka sobek 17 jahitan akibat terkena sabetan golok. Warga yang melakukan pengejaran kemudian berhasil menemukan Jumhari. Emosi warga tak terbendung sehingga pelaku dihakimi warga hingga meregang nyawa.

”Tersangka Jumhari sempat dihakimi warga dan diamankan oleh anggota kami, namun meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dengan sepeda motor Mio Soul,” tambahnya.

Kanit Reskrim Polsek Cikupa Iptu Apip menambahkan, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka berupa 1 bilah senjata tajam jenis golok, 2 unit handphone, satu buah kunci leter T dan sepeda motor milik korban. ”Tersangka dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun,” tandasnya. (HENDRA/RBG)