Ribuan buruh saat menggelar aksi unjukrasa di Jakarta, Sabtu (6/2/2015). Foto: Ricardo/JPNN.com

JAKARTA – Aksi demo buruh besar-besaran di depan Istana Negara, Jakarta, Sabtu (6/2/2016), mendapat tanggapan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Ia mempersilahkan buruh menyuarakan aspirasi, tapi jangan merusak.

“Demo ya, silakan. Ini negara demokratis, asal jangan langgar hukum, jangan merusak keamanan, jangan keluar daripada jalur, harus sesuai aturan. Kalau tidak, akan ditindak,” tegas JK, usai menghadiri perayaan ulang tahun Yusril Ihza Mahendra di Jakarta.

Politikus senior Partai Golkar itu memahami apa yang saat ini dialami buruh sebagai dampak kemerosotan ekonomi. Hanya saja, JK meminta para demonstran melakukan aksinya dengan sopan.

“Buruh kan alami kesulitan kalau ekonomi turun, jangan pula demo sambil sebabkan masalah lebih besar lagi. Silakan unjuk rasa tapi sopan dan baik. Yang langgar, aparat penegakan ambil tindakan. Karena itu untuk kepentingan buruh sendiri,” ujarnya.

Aksi demo ribuan buruh di Istana Negara hari ini dipicu PHK massal pasca penutupan sejumlah pabrik perusahaan raksasa di tanah air. Baik perusahaan elektronik maupun otomotif.(fat/jpnn)