Buruh Pabrik Tewas Dilindas Tronton

0
1.084 views

SERANG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Serang-Tangerang tepatnya Kampung Pos Tambak, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Selasa (5/5). Kecelakaan yang melibatkan angkutan umum (angkum), sepeda motor dan truk tronton tersebut menewaskan seorang buruh pabrik. Korban tewas akibat terjatuh dari motor dan terlindas truk tronton.

Kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 11.45 WIB. Sebelum terlibat kecelakaan korban bernama Yati (37) dibonceng oleh saudaranya Naryono dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol A 5886 HX. Tiba di lokasi kejadian, Naryono memacu motornya dengan kecepatan tinggi. Ia bermaksud menyalip sebuah truk tronton B 9874 EUE yang dikemudikan oleh Saripudin.

Nahas, motor yang dikendarai tersebut menyenggol bagian samping angkutan umum (angkum) yang sedang berhenti. Senggolan tersebut membuat motor oleng lalu terjatuh. Disaat bersamaan truk tronton yang sedang melaju melindas korban Yati.

Seketika korban tewas di lokasi kejadian. “Kendaraan mereka ini (motor dan truk tronton-red) berada di satu jalur (menuju Tangerang-red). Saat kejadian pengemudi motor ini diduga memaksakan diri menyalip truk tronton, namun motornya malah menyenggol angkutan umum yang sedang berhenti. Korban lalu terjatuh dan terlindas truk tronton,” kata Kasat Lantas Polres Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) NP Winoto.

Kecelakaan tersebut hanya menyebabkan satu korban jiwa saja. Sementara pengendara motor Naryono tidak mengalami luka lantaran tidak terjatuh di posisi lintasan truk tronton. “Dia enggak apa-apa,” ujar NP Winoto didampingi Kanit Laka Polres Serang Inspektur Polisi Dua (Ipda) Priyanto.

Kanit Laka Polres Serang Ipda Priyanto menambahkan korban tewas merupakan buruh pabrik di daerah Cikande, Kabupaten Serang. “Iya betul dia (korban-red) buruh pabrik di Cikande. Korban meninggal merupakan warga Kampung Pabuaran Blungun, Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang,” ucap Priyanto.

Korban telah dievakuasi ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Serang. Sementara truk tronton dan sepeda motor telah dibawa keMapolres Serang. “Kalau untuk angkutan umumnya tidak kita amankan karena dia posisinya sedang berhenti, kalau truk tronton sudah kita bawa (ke Mapolres Serang-red),” tutur Priyanto (Fahm Sa’i)