Demo buruh di depan Pemkot Cilegon, Selasa (4/4).

CILEGON – Ratusan buruh dari gabungan serikat pekerja di Kota Cilegon menggelar unjuk rasa di depan Kantor Pemkot Cilegon, Selasa (4/4/). Lagu Tikus-Tikus Kantor karya Iwan Fals mengalun keras  mengiringi aksi ratusan buruh ini

Ketua PK Federasi Lomenik dari PT KHI Damanhuri mengatakan, buruh menuntut agar pemerintah daerah bersikap tegas kepada perusahaan untuk menerapkan ulah minimum sektoral kota (UMSK) Cilegon.

“Keputusan tentang UMSK sejak 2015 belum dibayarkan. Kami mendesak agar pemerintah memberikan sanksi yang tegas terhadap perusahaan,” ujarnya.

Komarudin, Ketua PK Swadek dari unit PT. Vopak mengungkapkan, buruh juga menuntut diberikan kebebasan berserikat. Ia mengaku perusahaan-perusahaan di Kota Cilegon mengintervensi tenaga kerjanya agar tidak bergabung di serikat pekerja.

“Kita minta agar PPNS dan pihak kepolisian menindak pelanggaran ini. Kita menolak keras tentang adanya intervensi. Ini merupakan pemberedelan serikat,” katanya.

Ada tujuh federasi serikat pekerja yang bergabung di aksi ini. Hingga saat ini sejumlah perwakilan dari ketujuh federasi serikat pekerja sedang menunggu di ruang rapat walikota Cilegon untuk mediasi. (Riko Budi Santoso/Rikosabita@gmail.com)