Bus Jakarta Masih Bebas Masuk Banten

Bus rute Jakarta-Merak melintas di ruas Tol Tangerang-Merak KM 74, Kota Serang, Jumat (3/4). Bus-bus Jakarta masih bebas masuk wilayah Banten.

SERANG – Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) jurusan Jakarta masih beroperasi dan masuk Terminal Pakupatan, Kota Serang. Padahal, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 5 Tahun 2020 terkait Pembatasan Penggunaan Moda Transportasi untuk Mengurangi Pergerakan Orang dari dan ke wilayah Jabodetabek selama masa pandemi Covid-19.

Pantauan Radar Banten di terminal Pakupatan, Jumat (3/4), menunjukkan AKAP dari arah dan menuju Jakarta masih terlihat  di terminal Pakupatan seperti Jurusan Kalideres-Merak, Kp Rambutan-Merak, dan Merak-Bekasi. Namun,  banyak kursi AKAP yang tidak terisi. Hanya terlihat beberapa penumpang saja di dalam bus.

Salah satu kondektur AKAP Jurusan Kp Rambutan-Merak, yang enggan disebutkan namanya mengaku, terpaksa beroperasi lantaran masih diizinkan operasi oleh perusahaannya. “Selama perusahaan kami belum bilang stop. Ya tetap berjalan. Mau bagaimana lagi?” ujarnya kepada Radar Banten, kemarin.

Dihubungi terpisah, Kepala Terminal Pakupatan Waluyo mengaku terjadi penurunan jumlah armada dan penumpang signifikan di Terminal Pakupatan. Penurunan seiring dengan anjuran pemerintah agar masyarakat waspada penyebaran wabah virus corona. “Sebagian besar armada dari arah Jakarta terjadi penurunan. Jakarta kan dibatasi, jadi otomatis turun,” katanya.

Waluyo menjelaskan, penurunan menunjukkan tingkat kesadaran dan kewaspadaan masyarakat mengalami peningkatan. “Dari 400 armada, ke 200 armada. Sekarang, kurang dari 200. Jumlah penumpang juga sama. Tiap armada bus, biasanya diisi 40 sampai 60, sekarang paling diisi 10 sampai 15 penumpang saja,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang Maman Lutfi mengaku pihaknya baru merencanakan penurunan jumlah bus dari luar Kota Serang. “Kita baru berencana mengantisipasi pergerakan orang di Kota Serang khususnya bus dari luar kota masuk ke Kota Serang,” ujarnya.

Selain itu, Dishub berencana akan melarang AKAP menurunkan penumpang di luar terminal. “Jadi bus harus masuk ke Terminal Pakupatan dan tidak boleh menaikkan dan menurunkan penumpang dari depan terminal, seperti Serang Timur sampai dengan RS Sari Asih,” terangnya.  (fdr/alt/ags)