Butuh Dana Rp122 Miliar, KONI Banten Minta Dukungan Dewan

0
337 views

SERANG – Kebutuhan anggaran KONI Banten yang cukup besar pada 2020 mendatang yakni sebesar Rp 122 miliar, membuat KONI Banten mendatangi DPRD Banten. Tujuannya, untuk beraudiensi dan meminta dukungan penuh.

Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo bersama jajaran datang ke kantor Ketua DPRD Banten, Andra Soni pada Jumat (25/10). Dalam pertemuan itu, Rumiah secara langsung memaparkan kebutuhan dana KONI. Diantaranya belanja bantuan pembinaan dan penyelenggaraan keolahragaan sebesar Rp11.674.000.000, lalu belanja penyelenggaraan Pelatda PON XX/2020 Papua senilai Rp35.990.000.000, dan belanja pelaksanaan PON XX/2020 Papua serta penghargaan Rp 67.000.000.000. Sisanya yakni belanja rutin Rp5.626.000.000, belanja kegiatan KONI Rp1.500.000.000, dan belanja modal Rp220.000.000.

“Makanya untuk tahun depan, kami berharap ajuan Rp122 miliar dari pos dana hibah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bisa diberikan. Mengingat kebutuhan ke PON XX/2020 Papua tidak sedikit,” kata Rumiah, Minggu (27/10).

Rumiah membeberkan tentang prestasi KONI Banten selama keikutsertaan di pesta olahraga terbesar di Tanah Air tersebut. Mulai dari peringkat 20 di Sumatera Selatan, urutan 22 di Kalimantan Timur, urutan 21 di Riau, dan posisi 13 di Jawa Barat.

Ia juga mengungkapkan, di 2019, KONI mendapatkan dana hibah senilai Rp 45 miliar. Semuanya dipakai untuk keperluan keikutsertaan Banten pada babak prakualifikasi PON di sejumlah daerah.

Hasilnya sejumlah cabor telah dipastikan lolos ke Bumi Cenderawasih (julukan Papua), di antaranya wushu, bola basket, woodball, balap sepeda, softball, baseball, sepak takraw, tenis lapangan, biliar, terbang layang, paralayang, gantole, hoki indoor, balap motor, sepatu roda, tinju, panjat tebing, taekwondo, dan layar.

Ketua DPRD Banten Andra Soni mengatakan, sudah mendengarkan secara detail terkait rencana KONI Banten di 2020 mendatang. “Sebagai bagian dari penyelenggara, pemerintah daerah berharap agar kontingen Banten bisa meraih prestasi terbaik di PON XX. Nah prestasi tidak bisa instan, salah satunya pembinaan. Jadi akan coba kita maksimalkan dukungan ke Papua nanti,” kata Andra. (rbs/nda)