Butuh Perjuangan Menuju Lokasi HUT ke-72 TNI 

0
105
Warga di dekat Stasiun Kereta Api Merak menuju lokasi HUT ke-72 TNI.
CILEGON – Bekas guyuran hujan masih tampak terlihat di pelataran Pelabuhan Indah Kiat, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon yang menjadi tempat berlangsungnya pelaksanaan HUT ke-72 TNI, Kamis (5/10).
Butuh perjuangan cukup berat untuk masyarakat agar bisa sampai. Selain perjalanan kaki sekira 1 kilometer, jalanan dan pelabuhan Indah Kiat hari ini becek dan berlumpur. Genangan air telihat disejumlah titik.
Arus rombongan ribuan warga menjadi tersendat  bukan hanya karena harus bersaing dengan laju kendaraan milik aparat TNI dan kepolisian yang melintas. Namun juga lantaran karena warga berebut memilah dan memilih jalan yang dipijaknya tidak tergenang air atau lumpur.
Sekira pukul 07.30 halaman Pelabuhan Indah Kiat telah dipadati oleh masyarakat. “Hati-hati jalanannya, awas becek,” ujar seorang ibu kepada anaknya ketika berlalu digenangan air di Indah Kiat.
Ruri, warga Rangkasbitung mengaku perjuangan yang dilalui agar dapat sampai di Indah Kiat akan menjadi pengalaman yang tak dilupakannya. “Kita naik kereta. Dari stasiun jalan kaki, sampai lokasi (Indah Kiat) ternyata beceknya minta ampun. Lumayan menarik perjalanannya,” katanya.
Sekira pukul 08.30 WIB Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla memasuki tribun lapangan upacara peringatan HUT ke-72. Keduanya datang didampingi oleh istrinya masing-masing yakni Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla.
Selain pejabat negara dan perwira TNI, tampak menduduki tribun utama yaitu penyanyi artis Agnes Mo. Upacara segara dilangsungkan begitu Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla hadir.
Segenap masyarakat yang menyaksikan langsung peringatan HUT TNI ini diminta untuk berdiri oleh pembawa acara ketika Presiden RI memimpin upacara mengheningkan cipta.
“Warganya sudah hadir dari subuh, presiden dan wakilnya baru datang. Kita sudah basah keringat dari tadi,” ujar Malina, warga Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon.
Saking sesaknya, banyak warga yang memilih duduk di atas kontainer. Hingga berita ini ditulis upacara masih berlangsung dengan Letnan Jenderal Edi Rahmayadi sebagai komandan upacara (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)