Cabor Berkuda Banten Optimistis Boyong Tiga Medali Emas di PON 2016

Berkuda Banten
Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo foto bersama atlet berkuda Banten Adi Katompo usai pengalungan medali di APM Equestrian Centre, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu.

SERANG – Pengprov Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Banten optimistis memboyong tiga medali emas pada PON XIX Jawa Barat 2016. Untuk mencapai target itu, saat ini enam rider Banten tengah menjalani pemusatan pelatihan daerah (Pelatda) di APM Equestrian Centre, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Enam rider Banten yang akan tampil di PON XIX 2016, yakni Adi Katompo (nomor show jumping dan dressage), Nadia Adriana Marciano (nomor show jumping), Jendry Palendeng (nomor show jumping dan eventing), Asep Lesmana (nomor show jumping dan dressage), Wilbert Sutardja (nomor dressage), dan Aditha Indra Wardani (nomor dressage).

Ketika dihubungi, Pelatih Berkuda Banten Jufri Mardi mengatakan, dari 10 nomor yang akan dipertandingkan di PON XIX Jawa Barat 2016, pihaknya menargetkan tiga medali emas. “Insya Allah di atas kertas dua medali emas bisa dipastikan, yakni dari nomor show jumping individual open dan show jumping team open. Satu medali emas lainnya kami targetkan dari dressage team open. Secara tim, rider kami memiliki peluang besar untuk menggondol medali,” kata Jufri kepada Radar Banten, Kamis (7/1/2016).

Jufri menambahkan, selain mengandalkan tiga nomor itu, pihaknya berharap kejutan akan tercipta di dua nomor lainnya. Yaitu dressage individual open dan eventing individual. “Di dua nomor ini kami enggan muluk-muluk lantaran persaingan sudah merata. Tapi kami tetap yakin dua nomor tersebut juga mampu mempersembahkan prestasi bagi Banten. Ya minimal medali perak atau perunggu lah,” imbuhnya.

Dari peta kekuatan di PON nanti, pesaing terberat tim Banten adalah tim-tim dari Pulau Jawa. “Tak bisa dipungkiri memang kekuatan berkuda ada di Pulau Jawa. Seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Selain tim asal Pulau Jawa, rider Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan juga bisa menjadi kuda hitam di PON nanti. Tapi bagi kami semua lawan merupakan pesaing terberat,” tegas Jufri.

Terpisah, Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo menyatakan, di PON nanti Banten mengusung target memperbaiki ranking yang diawali angka satu. “Banten sudah tiga kali ikut PON dan peringkat kita selalu diawali angka dua atau peringkat 20 ke bawah. Di Jawa Barat nanti, kami ingin menancapkan sukses dengan peringkat lebih baik. Cabor berkuda merupakan salah satu cabor yang kami andalkan untuk mempersembahkan medali emas agar mampu mendongkrak peringkat di klasemen,” ucapnya.

Dari track record atlet, mantan Kapolda Banten itu optimistis cabor berkuda bisa diandalkan. “Kami sangat yakin berkuda akan meraih prestasi. Kami percaya lantaran atlet kita selalu mampu naik podium di setiap kejuaraan,” tandas Rumiah. (RB/dre/air/ags)