CILEGON –  Seorang pelaku kasus tindak pidana pencabulan, Imam (27) warga Desa Cikeusal, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang digelandang oleh polisi ke Mapolres Cilegon, Selasa (21/3). Korbannya adalah bocah berumur lima tahun di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.

Informasi yang berhasil dihimpun, aksi bejat yang dilancarkan pelaku bermula saat ia sedang bekerja untuk membersihkan halaman rumah orang tua korbannya yang dipenuhi oleh rumput ilalang. Pelaku mencabuli korbannya saat rumah dalam keadaan sepi. Sebab kala itu orang tua korban tengah keluar rumah untuk membeli sesuatu.

Perbuatan melanggar hukum itu diketahui oleh orangtua korban setelah kembali kerumahnya. Ia menemukan anaknya sedang meringis kesakitan dibagian kemaluannya. Saat ditanya, korban menceritakan kejadian tersebut. Karena tidak terima dengan kejadian pencabulan itu, orangtua korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Cinangka.

Ditemui di Mapolres Cilegon, pelaku Imam (27) mengakui perbuatan bejatnya itu. Ia mengaku tidak dapat menahan nafsunya itu karena sudah lama kesepian. “Baru pertama kali ini. Saya cuma mengesek-gesek saja, tidak sampai berlebihan,” katanya.

Sementara itu, Pendamping Pusat Pelayanan Dan Perlindungan Keluarga Cilegon (P3KC) Cicin Kurnia Dewi mengatakan dalam kasus ini pihaknya hanya diminta untuk mendampingi korban secara psikologis dan akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap korban.”Kami diminta unit PPA Polres Cilegon untuk melakukan pendampingan. Untuk kronologisnya saya kurang tau jelas, karena belum berbicara banyak dengan keluarga korban,” ujarnya.

Saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Anak dan Perempuan Satreskrim Polres Cilegon. Unit PPA Satreskrim Polres Cilegon belum bisa dikonfirmasi terkait kasus pencabulan itu. (Riko)