Caleg Tersangka Pemilu Tak Ditahan

Pidana Kurang dari Lima Tahun

Ilustrasi

SERANG – Penuntut umum Kejari Serang tak menahan calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Serang berinisial AG. Soalnya, tersangka pelanggaran pemilu itu tak memenuhi syarat untuk dilakukan penahanan.

Selasa (30/4) lalu, Kejari Serang telah menerima pelimpahan perkara tersebut dari penyidik Sentra Gakkumdu Kabupaten Serang. Usai tersangka dan barang bukti diperiksa, AG diperkenankan kembali pulang.

AG disangka melanggar Pasal 521 jo 280 ayat (1) huruf h Undang-undang nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Dia terancam pidana penjara dua tahun dan denda Rp24 juta. “Yang bersangkutan AG kami tidak tahan. Alasannya, ancaman pidana yang disangkakan kepada AG di bawah lima tahun penjara,” kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi) Pidum Kejari Serang Yogi Wahyu Buana didampingi Kasubagbin Kejari Serang Edward, Selasa (30/4).

Selain itu, tersangka dinilai kooperatif selama proses penyelidikan dan penyidikan. “Atas dasar itu kami pertimbangkan untuk tidak ditahan,” kata Yogi.

AG diadukan ke Sentra Gakkumdu Kabupaten Serang pada Maret 2019 lalu. Diduga AG berkampanye di sebuah musala di Desa Ragas Masigit, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang. Aktivitas AG direkam melalui kamera ponsel oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya. Berdasarkan rekaman itu AG diproses. “Saat diperiksa, AG mengakui kalau dia yang berada di dalam video tersebut. Yang bersangkutan juga telah menyadari kesalahannya,” ucap Yogi.

Yogi yakin perkara tersebut dapat rampung sesuai batas waktu yang telah ditentukan oleh undang-undang. Berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD, penuntut umum diberikan waktu lima hari agar perkara tersebut dilimpahkan ke pengadilan usai menerima pelimpahan dari penyidik. Sementara, proses sidang diberikan waktu tujuh hari. “Hari Jumat mungkin sudah kami limpahkan perkaranya ke pengadilan. Saat ini kami akan rampungkan dulu surat dakwaannya,” tutur mantan Kasi Datun Kejari Gorontalo Utara tersebut. (mg05/nda/ags)