Ngariung Bareng, Satukan Persespi dan Kesepahaman Bersama menuju Pilkada Damai di salah satu kafe di Kota Serang, Selasa (23/8).

SERANG – Jelang Pilgub Banten, sejumlah kelompok masyarakat yang mengatasnamakan ‘Aku Cinta Rakyat Banten’ menggelar Deklarasi Pilkada Damai dengan tema ‘Ngariung Bareng, Satukan Persespi dan Kesepahaman Bersama menuju Pilkada Damai’ di salah satu kafe di Kota Serang, Selasa (23/8).

Ketua Pelaksana Ngariung Bareng Deden Apriandi saat sambutan menyatakan, salah satu yang melatarbelakangi kegiatan tersebut yakni para pendukung sudah mulai saling serang melalui media sosial (medsos), seperti Facebook.

“Medsos sudah banyak yang menyatakan dukungan kepada salah satu calon. Di medsos sudah menyerang satu sama lain. Kami berpikir salah satu poin pentingnya dari pilkada ini mempererat tali silaturahmi,” kata Deden.

“Kita adalah warga Banten, tentunya berharap persatuan dan kesatuan. Berbeda pandangan atau dukungan boleh, tetapi tetap menjaga persatuan,” sambung Deden.

Komisioner KPU Banten Divisi Sosialisasi Enan Nadia menyambut baik gagasan pilkada damai dan berintegritas.

“Pilkada damai itulah yang menjadi harapan kita semua, dengan tetap berazaskan langsung, umum, bebas, dan rahasia”, katanya.

Ketua Bawaslu Banten Pramono U Tantowi mengatakan, kendati belum ada calon yang secara sah, tetapi rasa-rasanya ada sesuatu yang perlu menjadi perhatian bersama.

“Pemilu pada dasarnya kompetisi untuk memperebutkan jabatan-jabatan publik, dan yang menjabat akan memiliki kekuasaan yang sangat besar,” katanya.

“Prinsip dari persaingan pemilu ada kebebasan untuk mengekspresikan kebebasanya. Tetapi dalam demokrasi kebebasan bukan suatu ukuran, tetapi soal prosedur-prosedur demokrasi,” sambung Pramono. (Fauzan Dardiri)