Candi Prambanan, Candi yang Memiliki Kisah Cinta Abadi

Candi Prambanan

Siapa sih tidak mengenal Candi Prambanan? Candi yang terkenal sebagai kompleks candi Hindu yang terbesar di Indonesia ini, dibangun pada abad ke-9. Candi Prambanan sendiri terletak sekitar 17 km dari pusat kota Jogja. Sehingga, bukan hal yang aneh jika Candi Prambanan termasuk salah satu destinasi wisata tujuan saat ke Jogja. Padahal Candi Prambanan terletak di wilayah Desa Tlogo, Kecamatan Klaten, Jawa Tengah.

Selain sebagai kompleks candi Hindu terbesar, Candi Prambanan juga dikenal sebagai candi dengan kisah cinta abadi. Mengapa demikian? Mau tahu alasannya? Yuk, simak sejarah Candi Prambanan dan bagian-bagian lain yang ada di Candi Prambanan berikut ini.

Sejarah Candi Prambanan

Sejarah Candi Prambanan yang paling terkenal adalah tentang cerita cinta antara Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso. Roro Jonggrang adalah putri dari seorang raja bernama Prabu Boko. Sedangkan Bandung Bondowoso adalah seorang pangeran dari kerajaan Pengging. Inti dari kisah ini adalah Bandung Bondowoso jatuh cinta dan ingin memperistri Roro Jonggrang. Namun Roro Jonggrang enggan menerima cinta Bandung Bondowoso karena Bandung Bondowoso lah yang membunuh ayahnya. Sehingga Roro Jonggrang mengajukan syarat untuk dibuatkan 1000 candi dalam waktu satu malam. Bandung Bondowoso pun menyanggupi persyaratan tersebut. Dengan bantuan jin, Bandung Bondowoso membangun candi itu. Namun ketika sudah membangun candi sebanyak 999 buah, Roro Jonggrang menumbuk lesung agar ayam-ayam berkokok pada dini hari. Jin yang mendengar suara ayam berkokok pun mengira hari sudah pagi dan meninggalkan pekerjaan membangun candi.

Bandung Bondowoso yang mengetahui kecurangan Roro Jonggrang pun murka. Ia mengutuk Roro Jonggrang menjadi patung untuk melengkapi candi yang telah dibuatnya menjadi 1000 buah. Konon patung Roro Jonggrang ini berada di salah satu candi.

Hal itulah yang menyebabkan candi ini disebut candi dengan kisah cinta abadi. Karena cinta Bandung Bondowoso kepada Putri Roro Jonggrang diabadikan menjadi sebuah patung. Selain itu setiap bulan purnama di pelataran candi juga diadakan sendratari kisah Ramayana. Kisah yang menceritakan tentang cinta abadi Rama dan Shinta.

Bagian-Bagian Candi Prambanan

Selain sejarah kisah cintanya yang menarik, Candi Prambanan juga memiliki bagian-bagian khusus wisata yang cukup populer. Candi Prambanan dibagi menjadi tiga zona. Zona-zona tersebut terdiri dari :

  1. Pelataran Njobo

Pelataran njobo atau zona paling luar dari kompleks Candi Prambanan yang didirikan di atas tanah berukuran sekitar 390 meter persegi. Bentuk pelataran ini terinspirasi dari Bhurloka. Hal ini dapat dilihat dari bentuk kaki bangunan pelataran.

  • Pelataran Tengahan

Zona tengah atau yang lebih populer dengan nama pelataran tengahan adalah zona candi yang dibangun di atas tanah seluas 222 meter persegi. Di sini terdapat 4 teras berundak. Dimana pada masing-masing teras, terdapat bangunan candi yang memiliki ukuran sama.

Awalnya jumlah candi di zona tengah ini ada sebanyak 878 candi. Namun akibat dari adanya gempa yang pernah menimpa daerah Yogyakarta dan sekitarnya, candi-candi ini hanya tinggal reruntuhannya saja. Padahal bentuk bangunan candi di zona tengahan ini menggambarkan tentang Bhuvarloka. Dimana Bhuvarloka sendiri bagi umat Hindu dianggap sebagai alam tengah yang merupakan tempat tinggal orang-orang suci dan para dewa, namun bukan yang berkedudukan tinggi.

  • Pelataran Njeron

Pelataran njeron merupakan zona paling dalam dari kompleks Candi Prambanan. Desain pelataran njeron ini digambarkan sebagai Svargaloka. Svargaloka merupakan alam tertinggi atau paling suci menurut kepercayaan umat Hindu. Alam ini berisikan dewa-dewa yang memiliki kedudukan paling tinggi dan penting. Svargaloka ini dapat dilihat dari bentuk mahkota yang menghiasi bentuk-bentuk candi di pelataran njeron. Untuk itulah tidak semua orang boleh memasuki zona njeron ini.

Candi Utama di Kompleks Candi Prambanan

Di dalam zona njeron terdapat tiga buah candi utama. Candi utama ini, dianggap candi paling suci dalam kompleks Candi Prambanan. Candi-candi utama tersebut, meliputi :

  1. Candi Dewa Siwa
  2. Candi Dewa Wisnu
  3. Candi Dewa Brahma

Selain candi utama juga ada candi pendukung sebagai wujud untuk menghormati ketiga dewa tersebut. Adanya candi pendukung ini, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung Candi Prambanan.