Cegah Banjir, TNI dan Warga Gotong Royong

0
632 views
Personel BPBD Kabupaten Serang dibantu TNI dan santri membersihkan lumpur sisa banjir di lingkungan Ponpes Kulni, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Minggu (5/1).

SERANG – Sejumlah anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) membantu warga di sejumlah Kecamatan melakukan aksi gotong royong membersihkan lingkungan untuk menghindari banjir.

Seperti yang dilakukan warga di Kecamatan Kopo dan Kecamatan Cikande. Warga dibantu Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan personel Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang membersihkan lumpur sisa banjir di sejumlah fasilitas umum, seperti masjid dan sekolah, kemarin (5/1). Ada pula warga yang membersihkan wilayah kebanjiran yang airnya mulai surut.

Staf Intel Kodim 0602/Serang Denny Rahmatullah mengatakan, pihaknya bersama seluruh Babinsa diinstruksikan mengajak warga membersihkan lingkungan. “Kita gotong royong bersihkan lingkungan supaya enggak banjir,” terang Deny kepada Radar Banten.

Menurut Denny, gotong royong membersihkan lingkungan harus dilakukan lantaran banyak saluran air yang tersumbat sampah dan rumput liar. “Pas musim kemarau sampah enggak terkontrol. Sekarang musim hujan sampah harus segera dibersihkan,” jelasnya.

Senada disampaikan Camat Tirtayasa Sadik. Pihaknya bersama warga sudah membersihkan sampah dan rumput liar di saluran irigasi untuk memperlancar laju air. Soalnya, sudah banyak yang mengeluhkan kondisi irigasi yang dipenuhi sampah. “Kita ambil tindakan preventif agar tidak kebanjiran,” terangnya.

Dijelaskan Sadik, gotong royong membersihkan sampah dilakukan secara bertahap, mulai dari irigasi di Desa Sujung, Kecamatan Tirtayasa sampai irigasi perbatasan Kecamatan Pontang. “Selain menghindari banjir juga untuk memperlancar pengairan ke area sawah,” jelasnya.

Terkait itu, Koordinator Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Kabupaten Serang Rahmat mengatakan, pihaknya juga membantu warga dan para santri membersihkan lingkungan Pondok Pesantren Kulni di Kampung Bauan, Desa Parigi, Kecamatan Cikande. “Setelah banjir surut, langsung kami bersihkan sisa lumpurnya,” ungkapnya. (mg06/zai/ags)