Cegah Corona, Pemohon SIM Diberi Jarak

Warga saat menunggu pembuatan SIM di Polres Serang Kota, Rabu (18/3).

SERANG – Tempat duduk pemohon surat izin mengemudi (SIM) di kantor Satlantas Polres Serang Kota diberi jarak. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Kasatlantas Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tesyar Rhofadli Prayitno mengatakan, tempat duduk pemohon SIM diberi jarak satu selang. Sebagai tanda, petugas melakban tempat duduk tanda silang sebagai simbol dilarang untuk diduduki.  “Kursi pemohon SIM sudah kami silang menggunakan lakban agar ada jarak antara pemohon di tempat duduk,” kata Tesyar kepada Radar Banten, Rabu (18/03).

Upaya pencegahan merebaknya virus corona dengan menyediakan sabun cuci tangan atau hand sanitizer di ruang pembuatan SIM. Kemudian, setiap orang yang akan memasuki ruangan diperiksa suhu tubuhnya. Jika mencapai 37,5 derajat celcius dilarang masuk dan diarahkan untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit. “Kita larang masuk kalau suhu tubuhnya tinggi,” ujar Tesyar.

Munculnya virus asal Wuhan, Tiongkok, tersebut diakui Tesyar menimbulkan dampak pada pembuatan dan perpanjangan SIM. “Biasanya kalau digabung pembuatan baru dan perpanjangan, itu 50 sampai 60 SIM. Nah dua hari ini tidak sampai segitu,” ucap Tesyar.

Selain pembuatan SIM, dampak lain yang muncul yakni lalu lintas di Kota Serang sejak Senin, 16 Maret 2020 hingga Rabu 18 Maret 2020, terpantau lebih lengang dibandingkan biasa. Itu karena ada kebijakan  siswa belajar di rumah sehingga mengurangi kepadatan arus lalu lintas. “Untuk di Serang Kota sudah tiga hari ini untuk jalan di seputar kota lengang karena anak sekolah dan perkantoran diliburkan,” tutur Tesyar.

Disemprot

Sehari sebelumnya, Selasa (17/3), Polres Serang Kota bekerja sama dengan Satbrimobda Banten melakukan penyemprotan disinfektan terhadap area Mapolres Serang Kota.  “Penyemprotan disinfektan sesuai dengan perintah Bapak Kapolri sebagai langkah pencegahan penyebaran corona masuk ke lingkungan perkantoran serta area-area penting di Polres Serang Kota,” kata Kapolres Serang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Edhi Cahyono.

Selain markas komando (mako), Masjid Nurul Hukam yang berada di lingkungan Polres Serang Kota juga tidak luput dari penyemprotan. “Tempat lain yang kita perhatikan (disemprot-red) TK Kemala Bhayangkari Serang Kota dan rumah dinas kapolres dan wakapolres,” tutur Edhi. (mg05/alt/ags)