Cegah Radang Otak, Calon Jamaah Haji Asal Cilegon Diberi Vaksin

Tes Haji

CILEGON – Sebanyak 606 calon jamaah haji asal Kota Cilegon diberikan vaksin meningitis mulai hari ini, Selasa (19/7) hingga dua hari ke depan. Untuk diketahui, vaksin meningitis ini merupakan imunisasi yang diwajibkan oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi sebelum jamaah haji Indonesia menginjakan kaki di Tanah Suci itu.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Retno Windar Warti mengatakan, untuk hari ini total calon jamaah haji yang diberikan vaksin meningitis sebanyak 215 orang. “Ini merupakan pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji. Hari ini dari Cilegon sebanyak 109 orang, Ciwandan 73 orang, dan Pulomerak 33 orang,” ujar Retno, saat ditemui di lokasi pemberian vaksin di Pustu Ramanuju, Kota Cilegon.

Rabu besok, lanjut Retno, jadwal pemberian vaksin menyasar ke tiga kecamatan lainnya yakni Kecamatan Citangkil, Cibeber, dan Grogol dengan total calon jamaah haji sebanyak 210 orang. “Terakhir Kamis dari Kecamatan Purwakarta 98 orang dan Kecamatan Jombang 83 orang, jumlah 181 orang,” paparnya.

Dijelaskan Retno, salah satu manfaat diberikannya vaksin meningitis itu adalah dapat menangkal masuknya penyakit ke tubuh calon jamaah haji. “Imunisasi meningitis itu wajib. Jadi kalau hingga Kamis terdapat calon jamaah haji yang tidak hadir, maka akan kita tunggu di kantor Dinkes. Salah satu fungsinya bisa menghindari terjadinya radang otak,” katanya.

Sementara itu, seorang calon jamaah haji asal Kecamatan Cilegon, Abdul mengaku ikut serta dalam vaksin meningitis itu karena merupakan syarat wajib keberangkatan ibadah haji. “Sebetulnya kesehatan dan penyakit itu kehendak Allah walau sudah divaksin juga, tapi karena ini wajib ya makanya saya ikut,” tuturnya. (Riko)