Cegah Tawuran, Polsek Rangkasbitung Amankan 7 Pelajar

LEBAK – Polsek Rangkasbitung dibantu Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) menyisir tempat-tempat tongkrongan untuk mencegah keributan antar pelajar yang kerap terjadi.

Selama penyisiran berlangsung, polisi mengamankan tujuh orang pelajar di tempat berbeda. Enam pelajar di Kampung Salahaur di sebuah kos-kosan dan satu pelajar di Komdik di sebuah warung kopi.

Kanit Intel Polsek Rangkasbitung Iptu Waluyo mengatakan, kegiatan razia ini rutin dilakukan untuk mengantisipasi tawuran antar pelajar. Sekaligus merazia pelajar yang berkeliaran di waktu jam pelajaran.

“Dari razia ini, kita berhasil mengamankan tujuh pelajar. Enam pelajar ini berada di Kampung Salahaur yaitu di kos-kosan salah satu temannya dan satu di daerah Komplek Pendidikan yaitu sedang berada di warung kopi,” ujar Iptu Waluyo di sela-sela razia, Senin (14/8).

Tetapi, lanjutnya, satu pelajar kabur saat dimintai keterangan. Razia ini dimulai jam 9 pagi dengan berbeda tempat, yaitu di SMK Muhammadiyah, Kp. Salahaur, Desa Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung dan wilayah lainnya.

“Kita kewalahan saat razia, karena banyak pelajar yang lari dan ada satu pelajar yang kabur saat dimintai keterangan,” terangnya.

Ia mengaku, razia ini digelar karena banyak laporan tawuran saat jam pelajaran yang diterima pihak kepolisian. (Omat/twokhe@gmail.com)