Cek di Sini! Kronologi Ledakan Versi PT Dover Chemical

Manager Human Resources and General Affair PT Dover Chemical Dade Suparna
Manager Human Resources and General Affair PT Dover Chemical Dade Suparna

CILEGON – PT Dover Chemical menolak tudingan bahwa pihaknya telah melakukan kelalaian kerja hingga berujung insiden ledakan yang terjadi pada Kamis sore kemarin. Dalam keterangan persnya, Manager Human Resources and General Affair PT Dover Chemical Dade Suparna menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi murni kecelakaan.

Dikatakannya, ledakan terjadi saat truk tanki milik PT Mulya Adhi Paramitha, Jakarta, sedang mengisi muatan cairan kimia jenis methyl acrylate, material untuk pembuatan cat di Area Loading I.

“Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Ada api yang tiba-tiba muncul dari mesin statik mobil (truk tangki) yang sedang diisi dan langsung menyambar cairan (methyl acrylate) yang keluar,” ujarnya saat menggelar konferensi pers di ruang security PT Dover Chemical, Jumat (19/2/2016).

Cairan kimia yang terbakar, kata dia, lalu merambat dan membakar lima kendaraan lainnya yang antre untuk melakukan pengisian material kimia. “Sejauh ini kita belum bisa pastikan penyebab munculnya api. Tapi dugaan sementara api yang keluar dari mesin statik truk itu kemungkinan terjadi akibat adanya gesekan,” jelasnya.

Namun dia tidak membantah saat dikonfirmasi, pada saat kejadian alarm atau sirine tanda bahaya tidak menyala.

Sebelumnya, insiden menewaskan Bambang Somantri (26), awak kendaraan PT Mulya Adhi Paramitha, Jakarta dan mengakibatkan luka bakar pada lima pekerja PT Dover Chemical lainnya. “Satu orang meninggal dunia, dua orang masih dirawat di rumah sakit (luka bakar) dan tiga orang lainnya sudah dipulangkan karena sesak nafas. Sesak nafas itu pun bukan karena polusi kimianya, tapi diduga terhirup asap karena mereka ikut membantu (memadamkan api).”

Lebih jauh, pihaknya juga belum dapat memastikan nilai kerugian yang dialami perusahaan akibat insiden itu. Saat ini, lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi. (Devi Krisna)