Cek Fakta: Penerima Pesan Stiker WhatsApp Dibebankan Biaya

Informasi di media sosial (medsos) menyebutkan bahwa penerima stiker pada pesan WhatsApp dikenakan biaya. Besarannya per stiker, Rp250. Semakin banyak menerima stiker, semakin banyak biaya yang dikeluarkan.

Berikut narasi yang beredar di grup-grup percakapan WhatsApp:

”Setiap stiker atau gambar yang saudaraku kirimkan di WA ini, pembayarannya dibebankan kepada yang menerima Rp250,-. Jika anggota group ini ada 20 oarng saja maka pembuat stiker sudah mendapat uang 20x 250 rupiah untuk satu stiker. jika setiap hari di group ini ada 20 stiker gambar maka pembuat stiker mendapat uang perhari dari group ini = 20 x20x 250 = 100.000 rupiah. Jika dalam 1 bulan berapa kah penghasilan pembuat stiker ???”

PENJELASAN

Aplikasi pesan instan WhatsApp memang memiliki banyak fitur stiker yang bisa digunakan penggunannya ketika saling berkirim pesan. Bahkan pengguna WhatsApp juga bisa membuat stiker sendiri dan diunggah dalam kolom chat.

Menanggapi informasi tersebut, Kementerian Kominfo telah menyatakan info tersebut tidak benar. Pasalnya setelah dikonfirmasi kepada Lembaga Riset Keamanan Cyber dan Komunikasi, pesan berantai yang menganjurkan pemakaian stiker dan akan dibebankan si penerima di chat dan medsos adalah hoax.

Cek Fakta Radar Banten mewawancarai Kasi Kelembagaan dan Kemitraan Media Diskominfo Banten Kusma Supriatna. Kata Kusma,  informasi terkait penerima stiker WhatsApp akan dikenakan biaya tidak benar dan sudah dinyatakan hoax oleh Kementerian Kominfo. “Tidak benar jika penerima stiker WhatsApp dibebankan sejumlah biaya,” kata Kusma kepada Radar Banten, kemarin.

Selama ini, lanjut Kusma, fitur stiker diminati para pengguna WA, terutama saat di percakapan grup. Bahkan beberapa pengguna WA membuat stiker sendiri, biasanya menggunakan foto para tokoh dilengkapi dengan tulisan. “Itu hanya untuk seru-seruan, sebab stiker yang dibagikan juga bisa disimpan oleh pengguna WA lainnya,” ungkapnya.

Pakar keamanan siber, Pratama Persadha mengatakan,  kabar tentang stiker WhatsApp yang berbayar dan dibebankan kepada penerima pesan stiker adalah tidak benar. Stiker berbayar memang ada, namun dengan sistem beli stiker, bukan penerima pesan stiker dibebankan biaya

“Pesan berantai yang menganjurkan menghindari pemakaian stiker dan akan dibebankan kepada si penerima pada medsos dan aplikasi chat adalah menyesatkan. Milenial cenderung suka berekspresi dengan stiker, lihat bagaimana kesuksesan Line yang akhirnya diikuti oleh Whatsapp,” ujar Pratama.

Memang ada perbedaan besaran kuota data dibandingkan teks. Namun ukurannya juga tidak signifikan. Untuk teks, per karakter besar 1 byte, sedangkan stiker umumnya dibawah 50 kilo byte. “Jadi, penggunaan stiker pada WhatsApp dan lainnya hanya dibebankan pada kuota data. Yang besar di aplikasi chat adalah kirim foto, video, dan dokumen,” jelasnya. (den/alt)