Cek Lapak Hewan Kurban, Benyamin Pastikan Halal dan Sehat

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie (kiri) mengecek kondisi kesehatan hewan kurban di lapak hewan Kurban Super Murah, Sapi Bima di Rawa Mekar Jaya, Jalan Ciater Raya, Serpong, Senin (29/7). Foto Wahyu/Radar Banten

SERPONG – Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie turun langsung mengecek kondisi kesehatan hewan kurban, Senin (29/7). Salah satunya ke lapak Hewan Kurban Super Murah, Sapi Bima di Rawa Mekar Jaya, Jalan Ciater Raya, Serpong. Di sana, Benyamin didampingi sejumlah pejabat Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangsel.

Benyamin melihat satu persatu sapi Bima yang diperdagangkan. Dan, melihat langsung pengecekan kesehatan yang dilakukan oleh DKP3 melalui petugas kesehatan hewan. Secara langsung, Benyamin juga memberikan sertifikasi sehat yang diterbitkan oleh petugas kesehatan hewan.

Dengan sertifikasi hewan sehat tersebut, Benyamin berharap adanya peningkatan penjualan hewan kurban dan juga pemotongan hewan kurban di Tangsel dibandingkan dengan tahun lalu.

“Tahun lalu jumlah hewan kurban yang di Tangsel itu ada 23.997 ekor, dengan jumlah pedagang ada 360. Dan di tahun lalu juga jumlah pemotongan hewan kurban ada 14.458 hewan. Ya tentunya, kita berharap ada peningkatan baik yang dijual maupun dipotong,” harap Benyamin.

Pemkot Tangsel juga sudah memberikan sosialisasi mengenai pemotongan hewan kurban kepada 100 perwakilan Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) se-Tangsel.

“Mereka diberikan tata cara mengenai pemotongan hewan kurban secara halal, dan diberikan pengetahuan seperti pisaunya seperti apa, cara menjatuhkan hewan kurban seperti apa, cara memegangnya, cara memotong, doanya dan kesehatannya juga dijaga,” katanya.

“Sehingga Pemkot Tangsel ingin hewan kurban di Tangsel Insya Allah sehat, kemudian dagingnya layak dan bisa menjamin keamanan masyarakat,” tambahnya.

Kepala Seksi Peternakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Tangsel Sandra Larasati menambahkan, ada beberapa indikator dari kematangan usia sapi yang layak untuk hewan kurban. Misalnya, usia sapi minimal dua tahun. Lalu, kondisi kesehatan sapi. Jika, sapi usianya sudah cukup tapi fisiknya masih kecil, harus diperiksa kesehatannya.

Dan, yang juga tak kalah penting adalah kondisi kandang sapi. Karena, ternak sapi pasti menimbulkan limbah berupa kotoran sapi, sehingga pengelolaan sapi tersebut menjadi objek pemeriksaan. (you/asp/sub)